Menu

Minggu, 29 Maret 2026

TEPATILAH JANJIMU

TEPATILAH JANJIMU, KELAK AKAN DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABAN

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Senin 10 Syawal 1447 H /30 Maret 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَأَوْفُوْا بِالْعَهْدِ، إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُوْلًا

Artinya : "Dan tepatilah janji, karena janji itu pasti diminta pertanggung jawabannya". (QS. Al Israa : 34).

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang lain :

وَأَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُّمْ وَلَا تَنْقُضُوا الْأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلًا، إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ

Artinya : "Dan tepatilah janji dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala apabila kamu berjanji, dan janganlah kamu melanggar sumpah setelah diikrarkan, sedang kamu telah menjajikan Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagai saksimu tethadap sumpah itu, Sesungguhnya Dia mengetahui apa yang kamu perbuat". (QS. An Nahl  : 91).

Hari ini, banyak orang menjadikan janji sebagai barang dagangan, lebih-lebih dalam dunia politik saat menjelang Pemilihan Umum maupun Pemilihan Kepala Daerah, seakan-akan kalau tidak janji tidak akan menang. Perkara janjinya bisa ditepati atau tidak, itu dipikir belakangan. Yang jelas untuk menarik simpati masyarakat dan memperebutkan suara mereka, para politikus lalu mengumbar janji, seolah-olah obral janji menjadi hal yang sudah lumrah, dan mengingkarinya juga dianggap lumrah, hal inilah yg sungguh berbahaya, Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam l bersabda :

اٰيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ٬ اِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَاِذَا وَعَدَ اَخْلَفَ، وَاِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

Artinya : "Tanda-tanda orang munafik itu ada 3 (Tiga), apabila ia bicara ia berbohong, apabila ia berjanji ia mengingkari, dan apabila dipercaya ia berkhianat". (HR. Bukhari Muslim).

Menahan diri untuk tidak berjanji karena takut tidak bisa menepati janji, adalah satu upaya untuk menjauhkan diri dari sifat munafik, lebih baik menjalankan sesuai dengan kapasitas kita, kalaupun harus berjanji, berusahalah semaksimal mungkin untuk menepati janji sambil berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala seraya memohon, orang yang memiliki itikad baik akan selalu menepati ucapannya.

Seseorang dapat dinilai dari perkataannya, jika perkataannya bisa dipegang sesuai dengan prilakunya, berarti orang tersebut bisa dipercaya, berteman dengan semacam orang ini, insya Allah akan berdampak baik terhadap kehidupan kita.

Sebaliknya, berhati-hatilah terhadap orang yang mudah berjanji sebelum diminta, bersumpah atas nama Allah Subhanahu Wa Ta'ala, tapi ternyata melanggar juga, berteman dengan orang semacam ini hanya akan membuat kita celaka. Ada yang jauh lebih celaka lagi, jika kita lah yang masuk ke dalam kategori yang tidak bisa dipegang omongannya. Mudah janji, tapi tidak mampu atau sengaja mengingkari, atau kita bersumpah dengan membawa nama Allah Subhanahu Wa Ta'ala, semata sebagai kedok untuk meluluskan kepentingan, sungguh celaka jika kita memiliki karakter yang demikian.

Jika kita merasa tidak mampu memenuhi janji, sebaiknya jangan berjanji, janji adalah hutang, karena harus dilunasi. Tidak menepati janji berarti menumpuk utang di kemudian hari, kelak hutang itu akan menjadi penghambat kita dalam meniti Jembatan Shiratal Mustaqim.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjanjikan, mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang kafir dengan Neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya, cukuplah neraka itu bagi mereka, Dia melaknat mereka dan mereka  mendapatkan azab yang kekal (QS. At Taubah : 68).

وَعَدَ اللّٰهُ الْمُنٰفِقِيْنَ وَالْمُنٰفِقٰتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ هِيَ حَسْبُهُمْۚ وَلَعَنَهُمُ اللّٰهُۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيْمٌۙ ۝٦٨

Artinya : Allah telah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka. Allah melaknat mereka. Bagi mereka azab yang kekal. (QS. At Taubah : 68).

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar