Menu

Senin, 15 Desember 2025

PELAJARAN DARI KITAB TANBIGHUL GHAFILIN

4 SYARAT AGAR AMAL IBADAH DITERIMA ALLAH

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Selasa 25 Jumadil-Akhir 1447 H /16 Desember 2025

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Empat syarat agar amal ibadah diterima Allah adalah ilmuniatikhlas, dan ittiba' (mengikuti tuntunan Rasulullah SAW). Pertama, ilmu yang benar agar ibadah sesuai syariat. Kedua, niat yang tulus dan benar. Ketiga, ikhlas karena Allah semata, tanpa riya. Keempat, ittiba' atau mengikuti tata cara yang dicontohkan Rasulullah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Az-Zariyat ayat 56:  

 وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ  

Artinya: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS surat Az-Zariyat ayat 56)

 Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa ibadah bukan hanya kewajiban, melainkan kebutuhan yang membawa kebahagiaan kepada manusia. Allah menggunakan kata “Aku” dalam ayat tersebut untuk menegaskan pentingnya ibadah sebagai perintah langsung dari-Nya. Ibadah mencakup dua jenis, yakni ibadah mahdhah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji, serta ibadah ghairu mahdhah yang mencakup aktivitas sehari-hari dengan niat mendekatkan diri kepada Allah. Segala amal ini tentu akan sia-sia jika tidak diterima oleh-Nya.

Dalam Kitab Tanbighul Ghafilin, Syaikh Abi Laits As-Samarqandy menyebutkan empat syarat agar amal ibadah diterima Allah SWT:

1.    Memiliki Ilmu Ilmu adalah syarat utama agar ibadah sesuai dengan syariat.

Tanpa ilmu, ibadah yang dilakukan bisa batal atau tidak sah. Dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11 disebutkan:

  يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya: “Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Rasulullah SAW bersabda:  

 فَضْلُ العَالِمِ عَلىَ العَابِدِ كَفَضْلِ القَمَرِ لَيْلَةَ البَدْرِ عَلىَ سَائِرِ الكَوَاكِبِ

Artinya: “Keutamaan orang yang berilmu (yang mengamalkan ilmunya) atas orang yang ahli ibadah adalah seperti utamanya bulan di malam purnama atas semua bintang-bintang lainnya.” (HR Tirmidzi)

2.    Niat yang Benar

Niat menjadi penentu nilai amal ibadah di sisi Allah. Rasulullah SAW bersabda:

   إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Artinya: “Sesungguhnya setiap amal bergantung pada niatnya.” (HR Bukhari-Muslim)

Amal tanpa niat diibaratkan angka nol yang tidak memiliki nilai. Sebaliknya, amal dengan niat yang benar dapat membawa pahala besar.

3.    Sabar dalam

Proses Ibadah memerlukan kesabaran dalam menghadapi godaan dan ujian. Rasulullah SAW bersabda:

  وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ

Artinya: “Dan tidak ada suatu pemberian yang diberikan kepada seseorang yang lebih baik dan lebih luas daripada (diberikan) kesabaran.” (HR Bukhari)

4.    Ikhlas

Ikhlas adalah memurnikan niat semata-mata karena Allah SWT. Dalam kitab Risalah Al-Qusyairiyah disebutkan:  

 الإِخْلَاصُ تَصْفِيَةُ الْفِعْلِ عَنْ مُلَاحَظَةِ الْمَخْلُوقِينَ

Artinya: “Ikhlas adalah memurnikan diri kepada Allah dari pandangan makhluk.”

Ibadah yang dilakukan dengan niat ikhlas tidak terkontaminasi oleh keinginan untuk dipuji atau mendapatkan imbalan dari manusia. Dengan memperhatikan keempat hal ini, amal ibadah kita insya Allah akan diterima oleh Allah SWT.

Wallahu'alam Bishshowab

Tulisan ini dikutip dari artikel karya H. Muhammad Faizin sebagaimana dimuat di NU Online. Editor: Abdul Manap

Sumber: https://jabar.nu.or.id/
___

https://nu.or.id/superapp .

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



https://nu.or.id/superapp
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar