2 SYARAT DITERIMANYA AMAL SEORANG MUSLIM OLEH ALLAH SUBHANHU WA TA’ALA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Rabu 26 Jumadil-Akhir 1447 H /17 Desember 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
2
SYARAT DITERIMANYA AMAL SEORANG MUSLIM OLEH ALLAH SUBAHANHU WA TA’ALA
Setiap
perbuatan baik yang dilakukan muslim dapat dibalas pahala dan diterima oleh
Allah SWT bila memenuhi syarat-syarat diterimanya.
Mengutip
buku Dalam Pangkuan Sunnah: Penjelasan 32 Hadits-hadits Populer oleh Syaikh Dr
Yusuf Al Qaradhawi, bahwa amal saleh yang diterima secara lahir dan batin harus
diawali dengan niat yang lurus serta sesuai dengan tuntunan syariat. Walaupun
niat seorang muslim lurus tetapi tidak sesuai dengan syariat, maka perlu
diperhatikan kembali.
Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Hud ayat 7:
وَهُوَ
ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُۥ
عَلَى ٱلْمَآءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۗ وَلَئِن قُلْتَ إِنَّكُم
مَّبْعُوثُونَ مِنۢ بَعْدِ ٱلْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِنْ هَٰذَآ
إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ
Artinya: "Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa,
dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah
di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk
Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya
orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir
yang nyata" (QS. Surat Hud ayat 7)
Al
Fudhail bin Iyadh menafsirkan ayat di atas bahwasannya sebaik-baik amal adalah
yang paling ikhlas dan paling benar. Semua bentuk amal tidak akan diterima jika
niatnya tidak ikhlas yang dilakukan dengan cara menyimpang dari syariat.
2 Syarat Amal Diterima oleh Allah SWT
Mengutip buku Akidah Empat Imam Madzhab Rahimahumullah: Akidah Imam Hanafi,
Imam Malik, Imam Syafi'i, dan Imam Hambali karya Pusat Penerjemahan Ruwwad,
sebuah amal baik dapat Allah SWT terima jika memenuhi dua syarat berikut ini:
1. Ikhlas
Syarat
pertama diterimanya amal seorang hamba di sisi Allah SWT adalah ikhlas. Semua
perbuatan yang dilakukan semata-mata hanya karena Allah ta'ala, sebagaimana
firman-Nya:
وَمَآ
أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟
ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ
Artinya:
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya
mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama
yang lurus." (QS. Al Bayyinah : 5)
Selain
itu, Allah SWT pun berfirman dalam Al Quran Surat Al Kahfi ayat 110 yang
berbunyi:
قُلْ إِنَّمَآ
أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ
ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَٰلِحًا وَلَا يُشْرِكْ
بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا
Artinya:
"Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang
diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang
Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam
beribadat kepada Tuhannya". (QS. Al Kahfi ayat 110)
2.
Caranya Benar atau Sesuai dengan Syariat
Syarat
kedua diterimanya amal adalah dilakukan dengan cara yang benar atau sesuai
dengan syariat Islam. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan seorang muslim beramal
sale adalah sebagai bentuk ketaatannya kepada Allah SWT.
Allah
SWT berfirman dalam Al Quran Surat Ali Imran ayat 31 yang berbunyi:
قُلْ إِن
كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ
ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيم
Artinya:
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku,
niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Ali Imran ayat 31 )
Rasulullah
SAW pun bersabda, "Barangsiapa
mengerjakan suatu amalan yang tidak pernah kami perintahkan, maka amalan itu
tertolak." (HR. Muslim)
Apakah
Niat Baik Saja Cukup sebagai Amalan?
Beberapa
pernyataan menyebutkan bahwa amal baik bisa dicatat pahalanya bisa sudah ada
niat hendak mengerjakan walaupun tidak jadi dilakukan. Hal ini sejalan dengan
penjelasan dalam Al Quran Surat Al Kahfi di atas.
Agar
amal perbuatan dapat diterima, maka Allah SWT mensyaratkan niat yang baik dan
amal yang baik dengan menjalankannya sesuai dengan tuntunan sunnah yang
diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar