MENELADANI KESABARAN NABI MUSA ALAIHIS SALLAM
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Senin 28 Sya'ban 1447 H /16 Februari 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Meneladani kesabaran Nabi Musa AS berarti mencontoh keteguhan dalam menghadapi kezaliman Firaun, kesabaran dalam membimbing Bani Israil yang sering membangkang, ketekunan menuntut ilmu (seperti saat belajar pada Khidir), keberanian menyampaikan kebenaran karena bertawakal kepada Allah, dan kepatuhan mutlak pada perintah-Nya, bahkan saat menghadapi ujian berat seperti di Laut Merah. Kesabaran ini bersumber dari keyakinan kuat pada pertolongan Allah dan menjadi teladan dalam dakwah, kepemimpinan, dan ketaatan
Kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam merupakan salah satu contoh yang luar biasa dalam sejarah agama Islam. Nabi Musa adalah salah satu nabi penting yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk membawa pesan-Nya kepada umat manusia dan memimpin Bani Israel keluar dari penindasan di Mesir.
Kesabaran Nabi Musa Dalam Menegakkan Kebenaran
Nabi Musa tumbuh di tengah kondisi yang sulit di Mesir di mana Bani Israel ditindas secara keras oleh Fir’aun (Raja Mesir pada saat itu). Meskipun menghadapi tantangan besar, Nabi Musa tetap teguh dalam keyakinan dan kesabaran untuk menegakkan kebenaran dan menyampaikan risalah tauhid kepada Fir’aun dan umat Mesir.
Kesabaran Dalam Menghadapi Ujian Allah
Salah satu ujian besar yang dihadapi oleh Nabi Musa adalah ketika Allah Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan untuk pergi ke gunung Tursina untuk menerima wahyu-Nya. Meskipun perjalanan itu penuh dengan tantangan dan memakan waktu yang cukup lama, Nabi Musa tetap bersabar dan patuh pada perintah Allah.
Kesabaran Dalam Menghadapi Umat Yang Pemberontak
Nabi Musa juga mengalami kesabaran yang luar biasa saat menghadapi kesulitan dalam membimbing Bani Israel yang seringkali pemberontak dan sulit untuk diatur. Meskipun mereka sering melawan ajaran dan perintah Allah, Nabi Musa tetap bersabar dan gigih dalam menunjukkan jalan yang benar kepada mereka.
Kesabaran Dalam Memimpin Umat
Sebagai pemimpin, Nabi Musa menunjukkan kesabaran yang besar dalam menghadapi masalah dan konflik dalam memimpin umatnya. Dia tidak kehilangan kesabaran dalam menuntun mereka menuju kebaikan, meskipun sering kali dihadapkan dengan tantangan yang sangat berat.
Kesabaran Nabi Musa adalah contoh yang memotivasi bagi umat Muslim. Dari kisah hidupnya, kita belajar bahwa kesabaran bukan hanya tentang menunggu, tetapi tentang mempertahankan keimanan, keteguhan hati dalam menghadapi ujian hidup, dan ketekunan dalam menjalankan tugas yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Kesabaran dalam agama Islam bukan hanya tentang menunggu waktu yang tepat, tetapi juga menghadapi tantangan dengan kepala tegak dan hati yang mantap. Kesabaran adalah kunci untuk menghadapi cobaan hidup, mengemban tanggung jawab, dan menjalankan kehendak Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan penuh keteguhan hati.
Sebagai umat Muslim, kita diingatkan untuk mencontoh kesabaran Nabi Musa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan kesabaran, kita dapat memperoleh kekuatan, ketenangan, dan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam menghadapi segala ujian dan cobaan hidup ini.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar