AMALAN-AMALAN TERBAIK MALAM 1 MUHARRAM 1448 H
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Senin 29 Dzulhijah 1447 H /15 Juni 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Mengawali Tahun Baru Hijriah dengan berbagai amalan sunnah dan refleksi diri merupakan cara terbaik untuk meraih keberkahan. Umat Islam dianjurkan untuk mengisi pergantian tahun dengan kegiatan ibadah seperti muhasabah, membaca doa, hingga memperbanyak sedekah agar tahun yang baru membawa kebaikan.
Umat
Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, tengah bersiap menyambut
pergantian tahun kalender Hijriah. Kurang dari dua hari lagi, kita akan
memasuki 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa tgl. 16 Juni 2026.
Bulan
Muharram bukanlah bulan biasa. Dalam tradisi Islam, Muharram merupakan salah
satu dari empat bulan haram (suci) yang sangat dimuliakan, dan sering dijuluki
sebagai Syahrullah (Bulan Allah). Berbeda dengan
perayaan tahun baru Masehi yang kerap diisi dengan hiruk-pikuk pesta, Tahun
Baru Islam seyogianya dimaknai dengan ketenangan batin, refleksi diri, dan
peningkatan ibadah.
Merujuk
pada anjuran para ulama serta panduan dari lembaga seperti BAZNAS, Rumah Zakat,
dan Institut Agama Islam Tazkia, terdapat serangkaian amalan sunnah yang sangat
dianjurkan untuk dikerjakan pada malam pergantian tahun hingga memasuki bulan
Muharram.
Amalan
Terbaik di Malam Tahun Baru Islam
Berikut
adalah ragam amalan terbaik yang dapat Anda persiapkan:
1.
Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Ini
adalah amalan paling ikonik dalam menyambut Tahun Baru Islam. Waktu pergantian
hari dalam kalender Hijriah dimulai saat matahari terbenam (waktu Maghrib).
- Doa
Akhir Tahun: Dianjurkan
dibaca sebelum waktu Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah. Doa ini
berisi permohonan ampun atas segala dosa dan khilaf yang dilakukan
sepanjang tahun yang akan berlalu.
- Doa
Awal Tahun: Dibaca
setelah memasuki waktu Maghrib (malam 1 Muharram). Doa ini merupakan
bentuk pengharapan agar di tahun yang baru, diri kita dijauhkan dari
godaan setan, diberikan perlindungan, dan senantiasa mendapat petunjuk
untuk beramal saleh.

2.
Muhasabah Diri (Introspeksi)
Malam
1 Muharram adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan muhasabah atau
evaluasi diri. Pengguna waktu di malam ini dianjurkan untuk berkaca pada
perjalanan hidup setahun ke belakang: ibadah apa yang masih kurang, kebiasaan
buruk apa yang masih sering dilakukan, dan bagaimana kualitas hubungan dengan
sesama manusia (habluminannas) serta dengan Sang Pencipta (habluminallah).
Makna sejati dari Hijrah di masa kini adalah berpindah dari
keadaan yang buruk menuju keadaan yang jauh lebih baik.
3.
Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Sebagai
ganti perayaan duniawi, malam Tahun Baru Islam sebaiknya dihidupkan dengan
memperbanyak dzikrullah (mengingat Allah).
Kalimat-kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, takbir, dan
tahlil, serta memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW akan mendatangkan
ketenangan hati. Istighfar juga menjadi esensial untuk membersihkan jiwa
sebelum melangkah ke lembaran tahun yang baru.
4.
Sedekah dan Menyantuni Anak Yatim
Bulan
Muharram, khususnya tanggal 10 Muharram, sering disebut sebagai “Lebarannya
Anak Yatim” (Idul Yatama). Lembaga amil zakat seperti BAZNAS dan Rumah Zakat
selalu menekankan pentingnya kedermawanan di bulan ini. Bersedekah, baik berupa
uang, makanan, maupun bantuan pendidikan bagi anak yatim dan kaum dhuafa,
memiliki nilai pahala yang berlipat ganda di bulan Muharram. Malam 1 Muharram
adalah momentum yang tepat untuk meniatkan dan merencanakan pengeluaran sedekah
terbaik Anda.
5.
Mempersiapkan Diri untuk Puasa Sunnah Muharram
Meskipun
puasa tidak dilakukan di malam hari, malam 1 Muharram adalah waktu untuk menata
niat menyambut ibadah puasa sunnah. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa yang
paling utama setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (Muharram).
Terdapat dua puasa sunnah utama yang sangat ditekankan, yaitu:
- Puasa
Tasu’a (9 Muharram): Dilakukan
untuk membedakan diri (menyelisihi) kebiasaan umat Yahudi yang juga
berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
- Puasa
Asyura (10 Muharram): Keutamaan
puasa ini sangat besar, yakni dapat menghapus dosa-dosa kecil setahun yang
lalu.
Kesimpulan
Pergantian tahun Hijriah bukanlah sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan momentum spiritual untuk mereset kembali orientasi hidup. Dengan sisa waktu kurang dari dua hari, umat Islam diimbau untuk mempersiapkan diri menyambut 1 Muharram dengan amalan-amalan produktif. Mari jadikan malam Tahun Baru Islam sebagai titik tolak untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa, bermanfaat bagi sesama, dan lebih dekat kepada rida Ilahi.
Sumber : https://www.kalbarnews.co.id/
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar