Menu

Senin, 16 Februari 2026

KISAH KESABARAN "PART 10"

HIKMAH DARI KESABARAN NABI MUSA ALAIHIS SALLAM BAGI UMAT ISLAM

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Selasa 29 Sya'ban 1447 H /17 Februari 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Hikmah kesabaran Nabi Musa AS bagi umat Islam meliputi keteguhan dalam menghadapi ujian berat, keyakinan penuh pada pertolongan Allah, pentingnya bersabar dalam menuntut ilmu dan menghadapi guru, sikap rendah hati di tengah kekuasaan, keberanian menyampaikan kebenaran, serta kesabaran dalam ketaatan dan memahami takdir Allah, mengajarkan bahwa di balik kesulitan ada hikmah tersembunyi. Kisahnya mencontohkan bahwa dengan kesabaran, ketakutan akan sirna dan pertolongan Allah akan datang pada waktu yang tepat. 

Kesabaran adalah salah satu sifat utama yang ditekankan dalam ajaran Islam. Sebagai umat Muslim, kita diajarkan untuk meneladani sifat sabar para nabi dan rasul yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk membimbing umat manusia. Salah satu contoh nyata yang patut diteladani adalah kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan dalam membimbing umatnya.

Nabi Musa Alaihis Sallam adalah salah satu nabi yang memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah keagamaan. Dialah yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk memimpin Bani Israel keluar dari perbudakan di Mesir. Meskipun memiliki posisi penting sebagai pemimpin, Musa Alaihis Sallam sering dihadapkan pada ujian dan tantangan yang berat dalam membimbing umatnya.

Kesabaran Nabi Musa  Alaihis Sallam terlihat jelas dalam berbagai cerita yang tercatat dalam Al-Qur’an. Salah satu contohnya adalah saat Musa Alaihis Sallam berhadapan dengan Fir’aun, pemimpin Mesir yang sewenang-wenang dan keras kepala. Meskipun disertai dengan mukjizat yang diberikan oleh Allah, Fir’aun tetap menolak untuk mempercayai Musa Alaihis Sallam sebagai utusan Allah dan menolak untuk melepaskan Bani Israel dari perbudakan.

Dalam menghadapi sikap keras kepala Fir’aun, Musa Alaihis Sallam tetap bersabar dan terus berupaya memberikan dakwah dengan lembut dan penuh hikmah. Dia tidak putus asa meskipun dihadapkan pada penolakan dan tantangan yang berat. Kesabaran Musa Alaihis Sallam dalam menghadapi Fir’aun adalah contoh teladan bagi umat Muslim dalam menjalani kehidupan, terutama dalam menghadapi sikap skeptis atau penolakan terhadap kebenaran yang kita bawa.

Selain itu, kisah Musa Alaihis Sallam juga menunjukkan kesabarannya dalam menghadapi pemberontakan dan ketidakpatuhan umatnya sendiri. Meskipun telah diberikan petunjuk yang jelas dan mukjizat yang besar, Bani Israel sering kali melakukan kesalahan dan melanggar perintah Allah. Namun, Musa Alaihis Sallam tetap sabar dalam memberikan nasihat, mengingatkan, dan membimbing mereka kembali ke jalan yang benar.

Kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam juga tercermin dalam perjalanannya menuju Tanah Suci (Palestina). Meskipun perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu beberapa hari, Bani Israel terpaksa mengembara di padang pasir selama empat puluh tahun karena sikap tidak sabar dan ketidaktaatan sebagian dari mereka. Meskipun terpaksa menghadapi konsekuensi perbuatan umatnya, Musa Alaihis Sallam tetap sabar dan terus memberikan bimbingan kepada mereka sepanjang perjalanan panjang tersebut.

Bagi umat Islam, kisah kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam menjadi pembelajaran yang berharga. Kesabaran bukanlah sekadar menunggu tanpa melakukan apa pun, tetapi merupakan sikap yang aktif dalam menjalani ujian dan tantangan. Sabar dalam menghadapi kesulitan, penolakan, dan ketidakpatuhan merupakan bagian integral dari iman kita sebagai umat Muslim.

Dalam Al-Quran, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: 

فَاصْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ الَّذِيْنَ لَا يُوْقِنُوْنَࣖ ۝٦٠

Artinya : Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan janganlah orang-orang yang tidak yakin membuatmu gelisah” (QS. Ar-Rum : 60). 

Firman Allah ini mengingatkan kita akan pentingnya sabar dan keyakinan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam tidak hanya merupakan teladan bagi umat Islam, tetapi juga sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan kesabaran, kita dapat menghadapi segala ujian dan tantangan dengan lapang dada serta tetap mempertahankan iman dan keyakinan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Maka, mari kita renungkan dan ambil hikmah dari kesabaran Nabi Musa Alaihis Sallam dalam menghadapi umatnya. Jadikanlah kesabaran sebagai bagian integral dalam menjalani kehidupan, dan semoga kita dapat meneladani sikap sabar para nabi dan rasul sebagai inspirasi dalam meraih keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



Artikel Abah Luky
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar