MENELADANI KESABARAN ASHABUL KAHFI
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Ahad 27 Sya'ban 1447 H /15 Februari 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Meneladani kesabaran Ashabul Kahfi berarti mencontoh keteguhan iman, keberanian mempertahankan akidah meski harus hijrah ke gua gelap, mengutamakan Allah di atas segalanya, serta membangun ukhuwah Islamiyah yang saling menguatkan dalam menghadapi fitnah dan godaan zaman, dengan keyakinan bahwa pertolongan Allah pasti datang meski dalam kondisi terberat sekalipun.
Ashabul Kahfi adalah sekelompok pemuda yang melarikan diri ke gua karena keimanan mereka yang kuat pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Mereka menolak menyembah berhala yang diterima di masyarakat mereka pada saat itu. Ketika keimanan mereka terancam, mereka memilih untuk meninggalkan kota dan mencari perlindungan dari penindasan yang mereka alami.
Kesabaran dalam Menghadapi Ujian dan Penindasan
Mereka menghadapi ujian besar dari penguasa dzalim pada masa itu, namun mereka tetap teguh dalam iman mereka pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ketika mereka memilih untuk berlindung di gua dan menyembunyikan keimanan mereka, Allah Subhanahu Wa Ta'ala melindungi mereka. Mereka tidur selama berabad-abad, yang dikenal sebagai “Tidur Panjang,” dan ketika mereka bangun, mereka menemukan bahwa keadaan telah berubah.
Pembelajaran dari Kisah Ashabul Kahfi
Kisah Ashabul Kahfi memberikan banyak pelajaran berharga bagi umat Muslim :
- Keteguhan dalam Keimanan : Meskipun menghadapi penindasan, mereka tetap teguh dalam keimanan mereka pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
- Perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala : Allah melindungi hamba-hamba-Nya yang taat, bahkan dalam situasi yang tampaknya tidak mungkin.
- Menghadapi Tantangan dengan Iman: Ashabul Kahfi memilih untuk melawan tekanan untuk tetap setia pada kebenaran yang mereka yakini.
- Tawakkal (Bergantung Pada Allah) : Mereka mengandalkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala sepenuhnya dalam melindungi iman dan keselamatan mereka.
- Belajar dari Kekhawatiran : Kesabaran mereka menunjukkan pentingnya tidak hanya mempercayai Allah, tetapi juga menjaga iman bahkan dalam situasi paling sulit.
- Berani Berbeda: Memiliki prinsip kuat di tengah arus modernitas yang seringkali bertentangan dengan nilai agama.
- Cari Lingkungan Saleh: Membangun komunitas yang mendukung ketaatan dan menjauhi hal yang bisa melemahkan iman.
- Gunakan Ilmu & Doa: Menjaga iman dengan ilmu, doa, dan lingkungan yang baik.
- Teliti & Waspada: Berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, serta tidak mudah terpengaruh kebatilan
Kisah Ashabul Kahfi mengajarkan umat Muslim untuk tetap teguh dalam iman, berani dalam menghadapi tekanan yang bertentangan dengan keyakinan, dan percaya bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan melindungi hamba-Nya yang setia. Kesabaran mereka adalah contoh yang penting bagi umat Muslim untuk menghadapi ujian dan tantangan dalam hidup ini dengan memperkuat iman dan bergantung sepenuhnya pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar