BERCITA-CITALAH SETINGGI LANGIT
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Rabu 17 Dzulhijah 1447 H /3 Juni 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Dalam Islam, menggantungkan cita-cita setinggi langit berarti memiliki impian besar, berani berproses, dan menyandarkannya hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Tujuan tertingginya bukan hanya kesuksesan duniawi, melainkan mencapai surga Firdaus dan rida Allah. Ini adalah bentuk optimisme dan pengagungan terhadap kekuasaan Tuhan yang Maha Besar.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرْعُهَا فِی السَّمَٓاءِ
Artinya : "Tidak kah kamu memperhatikhan bagimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit". (QS. Ibrahim : 24)
Ibnu Katsir mengatakan : Pernahkah kita melihat atau memikirkan pohon yang tumbuh di bumi tapi cabang dan dedaunannya mencapai langit ? Inilah perumpamaan Al Qur'an yang indah dan ajaib. Salah satu maksud dari pohon yang baik adalah orang mukmin, dimana hati mereka tertanam kalimat toyyibah. Hal ini merupakan perumpamaan untuk perbuatan orang yang beriman, ucapannya yang baik dan amalnya yang shalih, dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan keberkahan, amal perbuatannya menjulang tinggi hingga ke langit.
Gantungkanlah cita-citamu setinggi mungkin, lalu merambatlah, dan teruslah mendaki untuk meraihnya, tapi tetaplah waspada dan hati-hati agar jangan terjatuh.
Ketahuilah, bahwa hidup ini hanya beberapa menit saja, bahkan hanya beberapa detik saja. Jadilah seperti seekor semut dalam kesungguhan, ketekunan dan kesabaran. Cobalah, dan teruslah engkau mencoba. Bertobatlah jika kau melakukan kesalahan, dan kembalilah engkau kepada pintu tobat. Hafalkan kembali Al Qur'an jika kau telah lupa, hafalkan terus untuk kedua kalinya, ketiga kalinya, sampai kesepuluh kalinya sekalipun. Yang terpenting engkau jangan pernah merasa gagal apalagi frustrasi, karena sejarah tidak pernah ada kata berakhir, akal tidak mengenal kata penghabisan, sebab usaha dan perbaikan masih selalu terbentang.
Sesungghnya umur itu seperti tubuh, bisa dipercantik dengan operasi, seperti bangunan, masih memungkinkan dipugar lalu diperindah dengan warna cat yg baru. Jauhilah sekolah yang bernama kemalasan dan kegagalan, hilangkanlah dari hatimu semua bayang-bayang penyakit, bencana, musibah dan kesulitan.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَعَلَى اللهِ فَتَوَكَّلُوْٓا إِنْ كُنتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Artinya : "Dan, hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman". (QS. Al Maa'idah : 23)
Barang siapa yang menggunakan pikirannya yang jernih, niscaya ia akan menunjukan untuk mencari kedudukan yang paling mulia, dan mencegahnya dari sikap ridha terhadap kekurangan dalam segala hal (Ibnu Al Jauzi).
Kuatkan Optimisme dan Keyakinan:;Tidak meminta hal kecil karena Tuhan Maha Besar, dan percaya bahwa Allah mampu mengabulkan hal besar.
Dalam pandangan Islam, cita-cita tinggi harus disertai dengan usaha maksimal, doa yang sungguh-sungguh, dan ketakwaan.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar