SAAT HATIMU GELISAH, TENANGKANLAH... ISTIRAHATKANLAH
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 18 Dzulhijah 1447 H /4 Juni 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Hati adalah pusat dari perasaan, pemikiran, dan keputusan seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, hati sering kali mengalami berbagai perasaan seperti kecemasan, kegelisahan, dan stres. Oleh karena itu, mengistirahatkan hati menjadi suatu kebutuhan penting agar kita dapat menjalani hidup dengan tenang dan penuh kedamaian. Islam memberikan petunjuk yang jelas tentang cara mengistirahatkan hati, melalui hubungan yang kuat dengan Allah, pembelajaran dari ayat-ayat Al-Qur'an, dan sunnah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam.
Saat hati gelisah, tenangkan dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir, shalat, dan membaca Al-Qur'an. Cara praktis lainnya termasuk berdoa, berwudhu, menerima takdir, melakukan teknik napas dalam, atau bercerita kepada orang kepercayaan. Segera atasi agar tidak berdampak pada kesehatan fisik dan mental.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
هُوَ الَّذِيْٓ أَنزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوْٓا إِيمَانًا مَّعَ إِيمَانِهِمْ
Artinya : "Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka yang telah ada". (QS. Al Fath : 4)
Syaikh Abdurrahman As Sa'dy Rahimahullah berkata : Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengabarkan tentang karunia-Nya atas orang-orang yang beriman dengan diturunkannya kepada hati mereka sakinah. Ia adalah ketenangan dan keteguhan dalam kondisi terhimpit cobaan dan kesulitan dan kegelisahan yang menggoyahkan hati, mengganggu pikiran dan melemahkan jiwa. Maka diantara nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas orang-orang yang beriman dlm situasi ini adalah meneguhkan dan menguatkan hati mereka agar dapat menghadapi kondisi degan jiwa yang tenang dan hati yang teguh, sehingga mereka tetap mampu menunaikan perintah-Nya dalam kondisi sesulit apapun.
Kata orang, kehidupan itu berat dan menyengsarakan, Tapi aku katakan, tersenyumlah, Cukuplah kesengsaraan itu diatas langit saja.
Pengaruh paling buruk dari kegelisahan terkacaukannya konsentrasi. Artinya, ketika kita gelisah, pikiran akan terpecah-pecah, tetapi bila kita telah mempersiapkan diri untuk menghadapi konsekwensi yang paling buruk sekalipun, berarti kita telah membiasakan diri untuk selalu berkonsentrasi dalam menghadapi setiap masalah.
Kita tidak akan semangat melakukan satu pekerjaan yang baik kalau kita dalam keadaan gelisah. Sebab, salah satu dari perasaan ini akan saling berupaya meniadakan yang lain. Ketika kau merasakan gelisah yang menggoncangmu pada hari ini, cobalah kembalikan ingatanmu pada situasi paling menggelisahkan yang pernah kau alami di masa lalu. Dengan begitu, akan terjadi pertarungan dua pengaruh kekuatan di akalmu yang sebelumnya hanya dikuasai oleh 1 pengaruh saja.
Berikutnya pengaruh dari masa lalu yang lebih kuat akan mengalahkan pengaruh masa kini yang lebih ringan. Ketika itu terjadi, seseorang berkata, tidak ada sesuatu yang lebih buruk dari krisis yang pernah kualami di masa lalu. Artinya, kau pasti melewati krisis-krisis berikutnya dengan mudah. Dan jika kau telah melewati krisis itu dan berhasil, maka hari ini akan lebih ringan.
Kegelisahanmu itu tidak akan merongrongmu pada waktu sibukmu, akan tetapi justru ketika kau menganggur dan tidak punya kegiatan, saat itu hayalanmu akan datang menyerang dengan berbagai kemungkinan yang menakutkan. Namun demikian, ada obat yang manjur untuk mengusir hayalan itu, yaitu dengan menyibukan diri melalui pekerjaan-pekerjaan anda.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ، وَإِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ
Artinya : "Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain. Dan, hanya kepada Rabbmu lah engkau berharap". (QS. Asy Syarh : 7-8)
Sikap berserah diri dan menerima segala ketentuan Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu akan memberikan ketenangan kepada diri kita, sedangkan bila kita meletakkan kebahagiaan pada harta, ilmu yang kita miliki, paras dan atribut keduniaan lainnya, itulah sesungguhnya yang mengantarkan kepada kesedihan dan kegelisahan.
Doa ketika hati merasa tidak tenang dan gelisah :
رَبَّنَٓا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya : "Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir". (QS. Al Baqarah : 250)
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang lain :
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ
Artinya : “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra'du : 28)
Mengistirahatkan hati adalah proses yang memerlukan ketekunan dan kedekatan dengan Allah. Melalui dzikir, tawakkal, membaca Al-Qur'an, shalat, amal soleh, dan menjaga hati dari dosa, kita dapat mencapai ketenangan sejati. Seperti yang diajarkan dalam Al-Qur'an dan hadist, ketenangan hati adalah buah dari hubungan yang kuat dengan Allah dan kesabaran dalam menjalani kehidupan.
Dengan demikian, melalui berbagai amalan di atas, kita dapat mengistirahatkan hati, menjadikannya lebih tenang, lebih damai, dan mampu menghadapi kehidupan dengan penuh ketenangan.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar