PELEBURAN DOSA
oleh Muhammad Idris, Lc.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Jum'at 1 Rabi'ul-Awal 1448 H /14 Agustus 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Khotbah pertama
الحمد لله
الكريم المنان، ذي الفضل والإحسان الذي هدانا للإيمان، وفضّل ديننا على سائر الأديان، أشهد
أن لا إله إلا الله وأشهد أنْ محمداً عبدُه ورسوله، المبعوث إلى الثقلين الإنس والجان،
صلى الله وسلم عليه وعلى آله وأصحابه، والتابعين لهم بإحسان.
‘Ibadallah,
iitaqullah, marilah
kita bertakwa kepada Allah, karena Allah Ta’ala berfirman,
يَاأَيُّهاَ
الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم
مُّسْلِمُونَ
Artinya
: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan
sebenar-benar ketakwaan. Dan janganlah sekali-kali kalian meninggal, kecuali
dalam keadaan kalian beragama Islam.”
Takwa
kepada Allah adalah,
عملٌ بطاعة
الله على نورٍ من الله رجاء ثواب الله ، وتركٌ لمعصية الله على نورٍ من الله خيفة عذاب
الله
“Amal
ketaatan kepada Allah di atas cahaya petunjuk dari Allah, mengharap pahala
Allah, serta meninggalkan bermaksiat kepada Allah di atas cahaya petunjuk dari
Allah, takut akan azab Allah.”
Ma’asyiral
muslimin rahimani warahimakumullah.
Dalam
sebuah hadis yang sahih, diriwayatkan Imam
At-Tirmidzi rahimahullah, Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda,
كلُّ بني
آدمَ خطَّاءٌ، وخَيرُ الخطَّائين التوَّابونَ
Artinya
: “Setiap manusia keturunan Nabi Adam ‘alaihis salam banyak melakukan
kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang melakukan banyak kesalahan adalah orang
yang banyak bertobat.”
Hadis
yang agung ini menunjukkan bahwa setiap umat Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam pasti memiliki dosa. Padahal, tidak akan masuk surga,
kecuali orang-orang yang telah bersih dari dosa.
Allah Ta’ala berfirman,
وَسِيْقَ
الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ اِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءُوْهَا
وَفُتِحَتْ اَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا
خٰلِدِيْنَ
Artinya
: “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga
secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan
pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka,
‘Kesejahteraan (dilimpahkan) atas kalian, telah bersih kalian (dari
dosa)! Maka, masuklah, kalian kekal di dalamnya.’” (QS. Az-Zumar: 73)
Allah
sebutkan di ayat yang mulia ini bahwa seluruh ahlul jannah masuk
surga dalam keadaan telah bersih dari dosa-dosanya. Sehingga barangsiapa yang
ingin masuk surga, maka hendaklah mengambil sebab-sebab peleburan dosanya yang
dilakukan sewaktu di dunia.
Ma’asyiral
muslimin rahimani warahimakumullah.
Dosa
adalah sesuatu yang menyelisihi perintah syar’i dengan meninggalkan kewajiban
atau melakukan keharaman. Sedangkan peleburan dosa, yaitu Allah mengampuni
dosa, memaafkan hamba-Nya yang berdosa sehingga tidak menyiksanya.
Ibnu
Rajab rahimahullah menyatakan bahwa dosa tidak bisa terhapus
dari catatan amal, meski dengan tobat atau selainnya dari pelebur dosa, pasti
akan ditunjukkan dan dibaca oleh pelakunya. (Hal ini berdasarkan surah
Al-Kahfi ayat 49 dan surah Az-Zalzalah ayat 7 dan 8.) Namun, akan
tercatat pula tobatnya atau pelebur dosa lainnya. Jadi, dosanya tercatat dan
pelebur dosanya juga tercatat di catatan amal.
Ma’asyiral
muslimin rahimani warahimakumullah
Ada
empat peleburan dosa di dunia yang sangat perlu kita ketahui:
Pertama:
Amalan pelebur dosa yang pertama dan terbesar adalah tobat
Dosa
apa pun, apabila seorang bertobat darinya dengan memenuhi syarat-syarat
diterimanya tobat, maka akan diampuni oleh Allah Ta’ala,
sebagaimana dalam surah Az-Zumar ayat 53, surah An-Nur ayat 3, juga berdasarkan
surah Al-Furqan ayat 68-70.
Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ يٰعِبَادِيَ
الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ
ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Artinya
: “Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri
mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya
Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha
Penyayang.'” (QS. Az-Zumar: 53)
وَتُوْبُوْٓا
اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
Artinya
: “Dan bertobatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang
beriman, agar kalian beruntung.” (QS. An-Nur: 31)
Kedua:
Amalan pelebur dosa yang kedua adalah istigfar
Yaitu,
doa memohon ampunan kepada Allah semata. Karena istigfar itu doa, maka bisa
dikabulkan sehingga diampuni, bisa juga tidak. Akan tetapi, kalau istigfar itu
diiringi dengan tobat yang memenuhi syarat diterimanya tobat, maka pasti dosa
itu diampuni.
Istigfar
itu amalan pelebur dosa, sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala,
وَمَنْ
يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ
غَفُورًا رَحِيمًا
“Dan
barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon
ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha
Penyayang.” (QS.
An-Nisa’: 110)
أقول هذا
القول وأستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب فاستغفروه يغفر لكم إنه هو الغفور
الرحيم
Khotbah kedua
الحمد لله
الذي أرسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهره على الدين كله وكفى بالله شهيدا ، وأشهد أن
لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، إقرارا به وتوحيدا ، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله
، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وسلم تسليما مزيدا ، أما بعد :
أيها
المؤمنون عباد الله : اتقوا الله تعالى ؛ فإن تقوى الله جل وعلا خير زاد ، قال الله
تبارك وتعالى: {وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا
أُولِي الْأَلْبَابِ}
Ma’asyiral
muslimin rahimani warahimakumullah
Ketiga:
Amalan pelebur dosa yang ketiga adalah amal saleh
Terkait
amal saleh sebagai pelebur dosa, pendapat ulama terkuat adalah pada asalnya
amal saleh itu melebur dosa kecil saja. Namun, sebagian amalan saleh yang
berkualitas itu bisa melebur dosa besar. Hanya saja, tentu berat melakukan
amalan saleh berkualitas itu, kecuali Allah mudahkan. Dalil amal saleh sebagai
pelebur dosa adalah surah Hud ayat 114. Allah Ta’ala berfirman,
وَاَقِمِ
الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ الَّيْلِ ۗاِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ
السَّيِّاٰتِۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذّٰكِرِيْنَ
“Dan
laksanakanlah salat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian
permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan.
Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah).”
Keempat:
Pelebur dosa yang keempat adalah musibah
Musibah
akan melebur dosa kecil saja, meskipun tanpa diiringi kesabaran. Sedangkan jika
musibah itu diiringi dengan sabar, maka akan terlebur dosa ditambah dengan
mendapatkan pahala.
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda,
مَا مِنْ
مُصِيبَةٍ تُصِيبُ الْمُسْلِمَ إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ
يُشَاكُهَا
“Tidaklah
suatu musibah apa pun yang menimpa seorang muslim, bahkan duri yang
melukainya sekalipun, melainkan Allah akan menghapus dosanya.” (Shahih
Bukhari rahimahullah)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,
مَا يُصِيبُ
الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا
غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tidaklah
seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit, kekhawatiran, dan
kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesedihan yang sangat, bahkan duri yang
melukainya, melainkan Allah akan menghapus dari dosa-dosanya.” (Shahih
Bukhari rahimahullah)
Ma’asyiral
muslimin rahimani warahimakumullah.
Mari
kita tutup khotbah ini dengan berdoa kepada Allah semata.
Alhamdulillahi
Rabbil ‘alamin, Allahumma shalli wasallim ‘ala Rasulika,
رَبَّنَا
ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ
الْخَاسِرِين
رَبَّنَا
لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا
إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا
مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا
فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
رَبَّنَا
هَب لنا مِن أزواجنا وذرياتنا قُرَّةَ أعيُنٍ واجعلنا للمُتقينَ إمَامًا
اللهم إنا
نسألك حبّك وحب من يحبّك وحب كل عملٍ يقربني إلى حبّك
اللهم إنا
نسألك الجنة، وما قرب إليها من قول أو عمل، ونعوذ بك من النار وما قرب إليها من قول
أو عمل.
اللهم أرنا
الحق حقاً، وارزقنا اتباعه، وأرنا الباطل باطلاً، وارزقنا اجتنابه
اللهم أعز
الإسلام والمسلمين، وأذلَّ الشِّرك والمشركين، ودمِّر أعداء الدين، اللهم آمنا في أوطاننا،
وأصلح أئمتنا وولاة أمورنا واحفظ بلدنا هذا و بارك فيه لنا و للمسلمين و المسلمات
رَبَّنَا
آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وصلى الله
وسلم وبارك على عبده ورسوله نبينا محمد و آخر دعوانا أن الحمد لله ربّ العالمين
***
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel: Muslim.or.id
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar