Menu

Selasa, 11 Agustus 2026

Habluminallah vs Habluminannas

PERBAIKI HUBUNGANMU DENGAN ALLAH, ALLAH AKAN PERBAIKI HUBUNGANMU DENGAN MANUSIA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Rabu 28 Syafar 1448 H /12 Agustus 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Abdullah bin Aun berkata bahwa Salafush Shalih terdahulu apabila bertemu mereka saling berwasiat dan apabila mereka tidak bertemu mereka sering menulis tiga perkara yang sangat penting.

Pertama :

وَمَنْ عَمِلَ لِآخِرَتِهِ كَفَاهُ اللَّهُ أَمْرَ دُنْيَاهُ

Artinya : “Siapa yang ia lebih fokus terhadap kehidupan akhiratnya (yang ia beramal untuk kehidupan akhiratnya), maka Allah akan cukupkan urusan dunianya”.

Kedua :

مَنْ أَصْلَحَ سَرِيرَتَهُ أَصْلَحَ اللَّهُ عَلَانِيَتَهُ

Artinya : “Siapa yang memperbaiki batinnya, Allah akan perbaiki lahirnya.”

Ketiga :

وَمَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ أَصْلَحَ اللَّهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ

Artinya : “Siapa yang memperbaiki hubungan ia dengan Allah, Allah akan perbaiki hubungan ia dengan manusia.”

Sungguh Tiga Perkara yang agung, Saudaraku.

PERTAMA : SIAPA YANG LEBIH FOKUS UNTUK KEHIDUPAN AKHIRATNYA, MAKA ALLAH AKAN CUKUPKAN URUSAN DUNIANYA

Artinya hatinya hanya mengharapkan kehidupan akhirat. Bahkan ketika ia melaksanakan aktivitas dunia pun yang ia harapkan adalah akhirat berupa pahala di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di hatinya ia mengharapkan pahala dari setiap aktivitas-aktivitasnya. Ia berusaha untuk mengejar akhiratnya karena ia tahu dunia hanyalah perkara yang hina dan fana, tidak akan kekal selamanya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam At-Tirmidzi :

مَنْ كَانَ هَمُّهُ الْآخِرَةَ ؛ جَـمَعَ اللهُ شَمْلَهُ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِـيْ قَلْبِه ِ،وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ

Artinya : “Siapa yang keinginan dia hanyalah kehidupan akhirat saja, Allah akan kokohkan urusannya, dan Allah akan jadikan kekayaan itu ada di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina dimatanya.” (HR. At Tirmidzi)

Subhanallah, orang yang menginginkan dan di hatinya keinginan yang terbesar adalah kehidupan akhirat, Allah berikan tiga perkara kepadanya; (1) Allah kokohkan urusan dia. Artinya ia akan bisa istiqomah, ia akan bisa tegar dalam menghadapi berbagai macam ujian dan cobaan dalam kehidupan dunia ini.  Sehingga aa kuat dalam menghadapi itu semuanya. (2) Allah jadikan hatinya kaya. Ia penuh qana’ah, ia merasa cukup dengan yang ada, ia menjadi orang-orang yang zuhud dalam kehidupan dunia. (3) Allah akan jadikan dunia mendatanginya dalam keadaan dunia itu hina di matanya.

Demikianlah, Saudaraku. Setiap orang yang menginginkan kehidupan akhirat, dunia bersamanya. Tapi orang yang menginginkan dunia, akhirat akan meninggalkannya.

Kita lihat, orang-orang yang mencari dunia, yang mencintai dunia, yang hatinya hanya menginginkan kehidupan dunia, ia berpaling dari kehidupan akhirat, ia senantiasa berusaha lari dari perintah Allah, bahkan mereka meremehkan syariat Allah. Tapi orang yang menginginkan akhirat, ia tetap diberikan oleh Allah dunia, Allah berikan kepadanya nikmat dunia, bahkan nikmat dunia itu tidak mengurangi pahala ia nanti di akhiratnya.

Maka, Saudaraku...!

Sungguh orang yang menginginkan kehidupan akhirat, dia tidak akan pernah bersedih disaat ia kehilangan dunia. Ketika ia terluput dari dunia, ia pun tidak menyesal. Yang ia sesali ketika ia terluput dari pada amalan kehidupan akhirat. Disaat ia terluput dari shalat tahajud ia menyesal, disaat ia terluput dari kebaikan, dia menyesal. Karena yang ia inginkan adalah kehidupan akhiratnya.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
Editing: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar