APA HUKUM MENGUCAPKAN DAN MENJAWAB SALAM?
(Berikut Penjelasan dan Dalilnya)
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 15 Jumadil-Ula 1447 H /6 November 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Mengucapkan dan menjawab salam adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan setiap saat oleh muslim setiap kali bertemu dengan saudaranya. Lantas, bagaimana sebenarnya hukum mengucapkan dan menjawab salam dalam Islam?
Mengutip buku Ringkasan Kitab Adab oleh Fuad bin Abdul Aziz Asy-Syalhub bahwa hukum mengucapkan salam adalah Sunnah. Sebagaimana Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
"Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada enam, salah satuny : apabila kalian menemuinya, ucapkanlah salam kepadanya..." (HR. Muslim)
Sedangkan hukum menjawab salam adalah Wajib, sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur'an Surat An Nisa ayat 86 yang berbunyi :
وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا۟ بِأَحْسَنَ مِنْهَآ أَوْ رُدُّوهَآ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَسِيبًا
Artinya : "Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu." (QS. An Nisaa : 86)
Mengutip buku Tafsir al Munir Jilid 3 oleh Wahbah Az Zuhaili, hukum menjawab salam menjadi tidak wajib jika bertemu dengan beberapa situasi seperti diucapkan sewaktu khutbah, saat membaca Al-Qur'an dengan keras, sedang Adzan atau sedang Iqamah.
Begitu juga seseorang yang sedang sholat, maka tidak diwajibkan baginya untuk menjawab salam. Namun, dia boleh memilih antara membalas salam itu dengan isyarat jarinya atau menunggu sholatnya selesai terlebih dahulu lalu menjawab salam tersebut.
Hukum Menjawab Salam Kepada Non Muslim
Dikutif dari buku Fikih Jihad 3 : Studi Komparatif Tentang Hukum dan Filosofi Jihad dalam Pandangan Al-Qur'an dan Sunnah oleh Yusuf Qardhawi, bahwa para ulama sepakat tentang cara menjawab salam dari non muslim adalah dengan menjawab "Waalaikum" sebagaimana Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
"Apabila Ahlul Kitab memberi salam kepadamu maka jawablah, Wa'alaikum."
Maksud dari jawaban tersebut adalah "dan semoga kamu juga mendapatkan sama seperti yang telah kamu ucapkan". Jawaban tersebut didasarkan pada makna ucapan As Saamu 'Alaikum yang di kalangan Ahlul Kitab berarti semoga kematian menghampirimu.
Menurut Hasan Al Bashri, menjawab salam dari orang kafir diperbolehkan tetapi hanya sebatas mengucapkan ,"Wa'alaika as salaam." Syarat lainnya adalah tidak boleh menambahkan ucapan "Warahmatullah," karena berarti memintakan ampunan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas dosa mereka.
Dalam sebuah riwayat pun disebutkan bahwa, "Janganlah kamu memulai memberi salam kepada orang Yahudi. Jika dia memulai memberi salam, maka jawablah, 'Wa'alaika.'
Sedangkan pendapat dari Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari bahwa ia mengatakan :
"Menjawab salam Ahli Dzimmah hukumnya wajib karena kerumunan ayat di atas dan riwayat Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhu yang menyebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan salam kepadamu, maka jawablah meskipun ia seorang Majusi."
Tata Cara Memberikan dan Menjawab Salam
Tata cara memberikan dan menjawab salam ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa :
"Seorang laki-laki lewat di hadapan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam dan beliau sedang berada di sebuah majelis, laki-laki itu mengucapkan, 'Assalamualaikum'. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, 'Sepuluh Kebaikan'. Lalu laki-laki lain lewat dan mengucapkan 'Assalamualaikum Warahmatullah'. Lalu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, 'Dua Puluh Kebaikan'. Laki-laki lain lewat dan mengucapkan, 'Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.' Rasulullah SAW bersabda, 'Tiga Puluh Kebaikan'. (HR. At Tirmidzi, Al Bukhari, Ahmad, dan Ad Darimi).
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng
Tidak ada komentar:
Posting Komentar