PERTOLONGAN ALLAH DI UJUNG HARAPAN
DAN DI PERSIMPANGAN TERAKHIR
(Oleh : M. Saifudin Hakim)
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 17 Shafar 1446 H /22 Agustus 2024
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Saudaraku...!
Sungguh, masa-masa tertimpa musibah adalah masa-masa yang berat. Masa-masa yang membutuhkan mental baja dan kesabaran yang luar biasa. Apalagi jika kita sudah berusaha, namun belum ada hasil sesuai dengan keinginan kita, sampai detik ini. Kita pun mulai lelah, lalu mulai muncul keputusasaan. Namun, hendaknya kita belajar dari kisah-kisah para Rasul terdahulu, bahwa seringkali pertolongan itu Allah datangkan saat di penghujung harapan dan di persimpangan terakhir.
