Menu

Rabu, 12 November 2025

HARI AYAH

APA ITU "HARI AYAH" DALAM ISLAM?

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Kamis 23 Jumadil-Akhirah 1446 H / 13  November 2025

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Saudaraku...!

Hari Ayah Nasional diketahui diperingati publik Tanah Air setiap tanggal 12 November. Lantas, bagaimana pandangan momen ini menurut Syariat Islam? Berikut penjelasannya.

Memperingati Hari Ayah Nasional sebagai wujud penghormatan kepada seluruh orangtua laki-laki. Peringatan ini juga sebagai salah momentum anak untuk mewujudkan kasih sayangnya ke bapak.

Memperingati Hari Ayah Nasional bisa dilakukan di tengah kesibukan Ayah sebagai orang yang menafkahi keluarga, sebagai imam keluarga, sebagai pendidik anak, dan lain-lain. Ia masih sempat mencurahkan kasih sayangnya kepada anak-anak. Sifat seperti ini sebenarnya merupakan teladan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassallam.

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah seorang yang sibuk mengurus pemerintahan, memimpin pasukan, menegakkan hukum, bernegosiasi dengan delegasi, mengajar para sahabat, menerima wahyu, dan mendakwahkan Islam, bahkan mengirim surat kepada para raja dan pemimpin dunia.

Namun di sela-sela kesibukannya, beliau ternyata seorang yang bertanggung jawab dan penuh perhatian kepada keluarga, kepada anak-istri, cucu, bahkan anak-anak di sekitarnya. Ia sosok pelindung dan seorang yang lemah-lembut terhadap keluarga.

Hal itu seperti yang diakuinya dalam salah satu hadits :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

Artinya : "Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga. Dan aku adalah yang terbaik kepada keluarga." (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga sosok penyayang dan ramah kepada anak-anak. Hal ini diakui langsung oleh Anas ibn Malik yang kesehariannya lebih banyak bersama Nabi Muhammad, "Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih sayang kepada keluarga selain Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam."

Keakraban Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada mereka terlihat jelas dalam berbagai kesempatan. Pernah pada suatu ketika, ia mencium salah seorang cucunya, Al-Hasan ibn 'Ali. Kejadian itu disaksikan langsung oleh Al-Aqra' ibn Habis. Al-Aqra' pun berkomentar, "Aku memiliki sepuluh orang anak, tapi tak ada satu pun yang biasa kucium."

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menoleh ke arahnya dan menjawab, "Siapa yang tidak sayang, maka tak disayang." (HR Bukhari dan Muslim)

Mungkin Al-Aqra' menduga bahwa laki-laki yang berkarakter kuat adalah mereka yang tidak dekat dengan anak-anak. Namun, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan tegas menepis dugaan itu, sehingga spontan melontarkan jawaban, "Siapa yang tidak sayang, maka tak disayang."

Jawaban itu jelas menunjukkan sikap beliau yang sangat luhur, penyayang, ramah anak, dan tentunya sangat layak diteladani para Ayah pada Hari Ayah Nasional ini. Keluhuran, Ketawaduan, dan Kerendahan Hati Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam benar-benar tak bisa dibandingkan dengan siapa pun. Berkat keluhurannya, beliau tidak sungkan membaur dan bergaul dengan anak kecil.

Wallahu'alam Bishshowab
Barakallah ..... semoga bermanfaat


-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏

Sumber : Aplikasi kumpulan tausiah Islam
Penulis : Abah Luki & Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar