PERLAWAAN TERHADAP THAGUT : KONSEP TAUHID DALAM MENOLAK KEKUASAAN YANG DZALIM
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 30 Jumadil-Ula 1447 H /20 November 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Tauhid bukan hanya ucapan lisan tentang keesaan Allah, tapi juga komitmen penuh terhadap ketaatan kepada-Nya semata. Konsekuensi dari kalimat Lā ilāha illallāh adalah menolak semua bentuk ketundukan kepada selain Allah, termasuk kepada thagut.
Kekuasaan yang zalim, yang menetapkan hukum berdasarkan hawa nafsu atau logika manusia semata, adalah bentuk nyata dari thagut. Ketika kekuasaan tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, dan justru menindas umat serta mempromosikan kemaksiatan, maka umat Islam wajib menolaknya.
Penolakan terhadap thagut bukan berarti anarkisme atau pemberontakan sembarangan. Islam memiliki manhaj (metodologi) dalam melakukan perubahan, dimulai dari dakwah, amar ma’ruf nahi munkar, hingga hijrah apabila diperlukan. Namun prinsipnya jelas: tidak ada kompromi dengan thagut.
- Definisi Thaghut: Thaghut secara umum merujuk pada segala sesuatu yang disembah, diikuti, atau ditaati selain Allah SWT, baik itu berhala, manusia (seperti pemimpin korup/tiran), sistem pemerintahan yang tidak berlandaskan hukum syariat, atau ideologi yang menentang prinsip-prinsip Ilahi.
- Konsekuensi Tauhid: Konsekuensi mendasar dari kalimat Lā ilāha illallāh (Tiada Tuhan selain Allah) adalah menolak semua bentuk otoritas dan ketundukan kepada thaghut. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 256:
- Pertempuran Abadi: Pertempuran antara tauhid (kebenaran) dan thaghut (kebatilan) adalah hal yang tidak terhindarkan, dan umat Islam diperintahkan untuk berada di pihak kebenaran dengan menolak kezaliman.
- Perlawanan Intelektual dan Moral: Menyuarakan kebenaran dan menasihati pemimpin yang zalim merupakan salah satu bentuk jihad lisan yang utama dalam Islam.
- Menolak Ketaatan dalam Maksiat: Tidak ada ketaatan kepada makhluk (manusia, termasuk pemimpin) dalam hal maksiat kepada Allah SWT.
- Perlawanan Terorganisir (Muqawamah): Dalam situasi ekstrem di mana umat Islam dizalimi, diusir dari tanah airnya, dan dihalangi dari agama mereka, perlawanan fisik untuk membela diri dan menuntut hak mereka kembali diizinkan oleh syariat.
- Membangun Sistem Alternatif: Upaya untuk menggantikan kekuasaan thaghut dengan sistem yang lebih adil dan berdasarkan syariat Islam juga merupakan bagian dari perjuangan ini.
Ulama seperti Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab menyatakan bahwa inti dari dakwah tauhid adalah menolak thagut dan mentauhidkan Allah. Ini adalah dua sisi dari satu mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Tauhid tanpa penolakan terhadap thagut adalah keimanan yang cacat.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar