Menu

Minggu, 04 Januari 2026

RIDHA ALLAH

RIDHA ATAS APA YANG ALLAH BERIKAN

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Senin 16 Rajab1447 H /5 Januari 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Ridha atas apa yang Allah berikan merupakan kemuliaan sifat yang harus tertanam kuat dalam pribadi seorang mukmin. Ridha, seringkali bergandengan kuat dengan kata lainnya ikhlas. Karena antara ridha dengan ikhlas memiliki keterpautan makna yang erat. Orang yang ikhlas tentu akan bersikap ridha.

Ridha, berasal dari kata rhadiya-irtadhdha: merelakan, mengabulkan, menyetujui merasa puas. Raadhin: puas. Ridhdhan-ridhwanan: kepuasan, rasa puas (Ali Almascatie, 1983:388-389). 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Maa’idah [5]:119:

قَالَ اللّٰهُ هٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصّٰدِقِيْنَ صِدْقُهُمْۗ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ۝١١٩

Artinya : Allah berfirman, “Ini adalah hari yang kebenaran orang-orang yang benar bermanfaat bagi mereka. Bagi merekalah surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung.” Q.S. Al-Maa’idah [5]:119

Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim).

Kita harus sering-sering memperhatian orang yang lebih kekurangan daripada kita. Kita harus menghindarkan diri dari sering memperhatikan orang yang lebih kaya. Biasakanlah pola hidup hemat. Jauhkan panjang angan-angan dan tetaplah ikhlas.

Ikhlas adalah bersih, murni. Ikhlas artinya membersihkan hati dari segala noda dan kotoran. Ikhlas juga berarti mengesakan niat hanya kepada Allah dalam menjalankan ketaatan atau mengabaikan penglihatan makhluk dengan lebih mementingkan perhatian dari sang Khalik. 

Seperti firman-Nya, 

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ ۝٥

Artinya : "Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar)." (Q.S. Al-Bayyinah [98]:5).

Sikap ikhlas dijelaskan Nabi Saw dalam sabdanya, “Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amal kecuali yang dilakukan dengan ikhlas dan demi mengharap keridhaan-Nya.” (HR. Nasa’i). 

Dalam hadis ini jelas sekali hubungan erat antara ikhlas dan ridha. Di lain keterangan dijelaskan semua manusia akan tercengkram setan kecuali orang yang ikhlas kepada Allah.

اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ ۝٨٣

 Artinya Kecuali, hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka.”.(Q.S. Shaad [83]:83).

Sifat mulia lain yang berkaitan erat dengan ridha adalah tawakal. Terma tawakal adalah benarnya keyakinan dalam hati kepada Allah dalam memohon kebaikan dan menghindari bahaya dalam masalah dunia dan akhirat. 

Dalam firman-Nya, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Q.S. Ath-Thalaq [65]:2-3).

Di dalam hadis dijelas bahwa sifat tawakal seperti diungkapkan Nabi Saw yang diriwayatkan Umar bin Khattab, “Jikalau kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung yang keluar dari sarangnya dalam keadaan lapar, dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR. At-Tirmizi).

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



Artikel Abah Luky
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar