JANGAN SAMPAI HARTA BENDAMU DAN ANAK-ANAKMU LALAI MENGINGAT ALLAH
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Sabtu 22 Dzulqaidah 1447 H /19Mei 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Pesan ini bersumber dari QS. Al-Munafiqun ayat 9, yang menegaskan agar umat Islam tidak terpedaya oleh harta dan anak hingga melalaikan salat, zikir, dan aturan Allah. Fokus berlebihan pada dunia adalah ujian (fitnah) yang menjadikan seseorang merugi. Segera bersedekah sebelum kematian tiba dan kesempatan hilang
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
يَٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ، وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَأُولَٓئِكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
Artinya : "Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang merugi". (QS. Al Munaafiquun : 9)
Dunia dengan emas dan peraknya, dengan jabatan dan rumah megahnya maupun dengan istananya, tidak berhak mengalirkan setetes pun air mata kita.
Dunia dan kekayaan itu sebenarnya tak lebih dari barang titipan dan permainan. Demikian yang dikatakan oleh Labid bin Rabiah seorang Penyair Arab :
"Harta dan keluarga hanyalah barang titipan, dan suatu saat barang titipan itu akan dikembalikan "
Uang milyaran, rumah megah, dan mobil-mobil mewah tidak akan menangguhkan kematian seorang hamba, demikian dikatakan oleh Hatim Ath Thai Penyair Arab pra Islam Jahiliyyah :
"Demi hidupmu, kekayaan tak akan memberi manfaat kepada seorang pun, ketika dada sudah tersengal dan sesak".
Oleh karena itu kalangan orang bijak mengatakan : "Tentukan harga sesuatu itu secara rasional, sebab dunia dan seisinya tidak lebih mahal dari jiwa seorang mukmin".
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَمَا هٰذِهِ الْحَیٰوةُ الدُّنْیَٓا اِلَّا لَهْوٌ وَّلَعِبٌ
Artinya : "Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda gurau dan permainan". (QS. Al Ankabuut : 64)
Syaikh Hasan Al Basri mengatakan : "Jangan tentukan harga dirimu, kecuali dengan surga, jiwa orang yang beriman itu mahal, tapi sebagian dari mereka justru menjualnya dengan harga yang murah".
Orang-orang yang menangis karena kehilangan harta, rumah, mobil yang terbakar, yang tidak menyesali dan bersedih atas merosotnya nilai keimanan mereka, atas dosa-dosa mereka, dan atas mereka yang memandang sebelah mata terhadap ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya akan menyadari bahwa mereka tidak ada nilainya jika diukur dengan apa yang ditangisi, dan akan menyesali apa yang mereka lakukan. Letak permasalahannya adalah permasalan nilai, idealisme, sikap dan misi.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اِنَّ هٰؔٶُلاَؔءِ یُحِبُّوْنَ الْعَاجِلَةَ وَیَذَرُوْنَ وَرَٓاءَهُمْ یَوْمًا ثَقِیْلاً
Artinya : "Sesungguhnya mereka (orang kafir) mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan hari yang berat (hari Kiamat) di belakangnya". (QS. Al Insaan : 27)
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar