Menu

Selasa, 21 April 2026

KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM

PENGARUH TAKWA TERHADAP KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Rabu 5 Dzulqaidah 1447 H /22 April 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِيْنَ أُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللهَ

Artinya : "Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang yang telah diberi Kitab Suci sebelum kamu dan juga kepada kamu agar bertakwa kpd Allah Subhanahu Wa Ta'ala." (QS. An Nisaa : 131)

Ketakwaan merupakan perintah dan wasiat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang dibebankan kepada segenap manusia untuk seluruh umat.

Ketakwaan merupakan inti dakwah dan seruan para Nabi dan Rasul, syiar orang-orang shalih dan para waliyullah, yakni orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Setiap Nabi dan Rasul mendakwahkan kalimat yang sama kepada kaumnya masing-masing, sebagaimana pernah dilakukan oleh Nabi Nuh Alaihi Sallam kepada kaumnya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوْهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُوْنَ

Artinya : "Ketika Saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, mengapa kamu tidak bertakwa kepada Allah Subhanahu WaTa'ala?" (QS. Asy Syu'araa : 106)

Maknq dasar kata takwa adalah sikap hamba yang menjaga atau memelihara dirinya dari segala bentuk keburukan dan kejahatan yang dikhawatirkan akan menimpa dirinya. Lalu takwa mengalami spesifikasi menjadi sikap menjaga atau memelihara dqri segala sesuatu yang dapat mendatqngkan kemurkaan dan azab Allah. Karena itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah Ahlut Taqwa, yakni Dzat satu-satunya yang berhak untuk ditakuti, diagungkan, dan dimuliakan oleh hamba-hambaNya.

Sayyidina Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu mendefinisikan takwa :

اَلْخَوْفُ مِنَ الْجَلِيْلِ، وَالْعَمَلُ بِا التَّنْزِيْلِ، وَالْقَنَاعَةُ بِا الْقَلِيْلِ، وَالْاِسْتِعْدَادُ لِيَوْمِ الرَّحِيْلِ

Artinya : "Takut kepada Yang Maha Agung, beramal sesuai anjuran wahyu, bersikap rela atau puas terhadap rizki yang diterima walaupun jumlahnya sedikit, dan mempersiapkan diri untuk hari keberangkatan menuju liang lahat."

Sebagai orang yang beriman, sudah sepatutnya kita berusaha untuk mempelajari, mengkaji dan merenungi sifat orang bertakwa yang telah banyak disebutkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala kpd kita melalui kitab-Nya disertai dengan do'a semoga kita menjadi bagian diantara sifat-sifat orang bertakwa.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ

Artinya : "Kitab Suci Al Qur'an ini tidak ada keraguan padanya, sebagai petunjuk bagi mereka yang bertakwa." (QS. Al Baqarah : 2).

Setidaknya ada 6 (enam) buah takwa yang dapat kita petik, diantaranya adalah 5 buah dapat kita rasakan dalam kehidupan kita di dunia, dan 1 lagi menunggu kita di kehidupan akhirat sebagai deposito ukhrawi.

Ke 6 (enam) buah takwa tersebut antara lain :

1. Kita akan memiliki "Furqan Intelegence" yaitu kemampuan intelektual kita untuk membedakan antara yang haq dan yang bathil.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

يَٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا إِنْ تَتَّقُوا اللهَ يَجْعَلْ لَّكُمْ فُرْقَانًا 

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya Dia akan memberikan kepadamu "Furqan" (kekuatan hati yang dapat membedakan antara yang benar dan yang salah)." (QS. Al Anfaal : 29).

2. Kita akan merasakan keberkahan hidup yang dihiasi oleh bunga-bunga kesenangan dan kebahagiaan serta ketentraman, limpahan berkah yang mengucur dari langit dan bumi menjadi milik kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرٰى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَٓاءِ وَالْأَرْضِ

Artinya : "Dan sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan keberkahan kepadanya dari langit dan dari bumi." (QS. Al A'raaf : 96)

3. Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan bimbingan dan jalan keluar dari persoalan hidup yang sedang dan yang akan kita hadapi.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَمَن يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهٗ مَخْرَجًا

Artinya : "Dan barang siapa bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya Dia akan menjadikan jalan keluar baginya." (QS. At Thalaaq : 2)

4. Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan rizki yang melimpah kepada kita dengan cara yang tidak terduga dari jalan yang tak di sangka-sangka.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya : "Dan Dia akan memberikan rizki kpdnya dari cara yang tidak terduga." (QS. At Thalaaq : 3)

5. Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan kemudahan dalam segala urusan kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَمَن يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ أَمْرِهٖ يُسْرًا

Artinya : "Dan barang siapa bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya Dia akan menjadikan kemudahan baginya dalam menyelesaikan urusannya." (QS. At Thalaaq : 4)

6. Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan menghapus, mengampuni dosa kita, dan memberikan tempat yang layak di surga yang penuh dengan kenikmatan.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَمَنْ يَّتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهٖ وَيُعْظِمْ لَهٗ أَجْرًا

Artinya : "Dan barang siapa bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahan dan melipatgandakan pahalanya." (QS. At Thalaaq : 5);

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang lainnya :

تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِيْ نُوْرِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا

Artinya : "Itulah surga yang Kami berikan kepada orang yang bertakwa diantara hamba-hamba Kami." (QS. Maryam : 63).

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
Editing: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar