4 SIFAT NABI MUHAMMAD SAW YANG PATUT DITELADANI
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 17 Rabi'ul-Akhir 1447 H /9 Oktober 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Sifat-sifat
nabi dalam Islam terbagi menjadi sifat wajib, mustahil, dan jaiz, yang
masing-masing memiliki penjelasan spesifik. Sifat wajib para nabi
adalah Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan
wahyu), dan Fathonah (cerdas). Sifat mustahil adalah kebalikan dari sifat
wajib, seperti Kadzib (bohong), Khianat (ingkar), Kitman (menyembunyikan
wahyu), dan Baladah (bodoh). Sifat jaiz adalah kemampuan untuk melakukan
hal-hal yang sama seperti manusia pada umumnya, seperti makan, minum, sakit,
dan beristri, yang tidak mengurangi derajat kenabian mereka.
Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling mulia dan baik akhlaknya di antara umat manusia. Sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT, tentu kita harus meneladaninya sifat Nabi Muhammad SAW dengan sepenuh hati.
Di antara banyaknya sifat baik Rasulullah SAW, beliau memiliki empat sifat wajib yang harus dimiliki oleh seorang rasul. Apa saja sifat-sifat tersebut? Berikut penjelasannya.
Sifat Nabi Muhammad SAW
Sifat Nabi Muhammad SAW yang mulia dan wajib kita ketahui ada empat macam, yaitu shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Penjelasan tentang sifat Nabi Muhammad SAW ini akan diambil dari buku Pendidikan Karakter: Mengembangkan Karakter Anak yang Islami karya Ridwan Abdullah Sani dan Muhammad Kadri.
1. Shiddiq - Benar dan Jujur
Sifat Nabi Muhammad SAW yang pertama adalah shiddiq yang artinya "benar" atau "jujur." Arti dari sifat shiddiq adalah segala perkataan dan perbuatan Rasulullah SAW selalu dijaga oleh Allah SWT sehingga pasti hal itu benar, jujur, dan tidak ada sedikit pun tipuan di dalamnya.
Apa pun perkataan dan dikatakan dan diperbuat Nabi Muhammad SAW itu selalu sesuai dengan Al-Qur'an dan bukan merupakan atas kemauannya sendiri. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah An-Najm ayat 3-5 yang berbunyi,
Artinya: "dan tidak pula berucap (tentang Al-Qur'an dan penjelasannya) berdasarkan hawa nafsu(-nya). Ia (Al-Qur'an itu) tidak lain, kecuali wahyu yang disampaikan (kepadanya) yang diajarkan kepadanya oleh (malaikat) yang sangat kuat (Jibril)."
Sifat jujur dan benar yang dimiliki Nabi Muhammad SAW ini bahkan sudah beliau miliki sebelum menjadi seorang rasul. Beliau menyandang gelar "al-amin" yang artinya "orang yang dapat dipercaya" dari orang-orang Quraisy karena beliau memang tidak pernah berdusta dan sangat bisa dipercaya.
2. Tabligh - Menyampaikan
Sifat Nabi Muhammad SAW yang kedua adalah tabligh yang artinya menyampaikan semua yang diwahyukan Allah SWT kepadanya.
Tugas Nabi Muhammad SAW sebagai rasul adalah untuk memberi peringatan, membimbing umat, memperbaiki, dan mempersiapkan manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Sifat tabligh sangat dibutuhkan dan harus dimiliki oleh Rasulullah SAW karena tidak mungkin seorang rasul menyembunyikan apa pun yang berasal dari Allah SWT.
Allah SWT telah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk bersifat tabligh atau menyampaikan dalam surah Al-Maidah ayat 67 yang bunyinya,
Artinya: "Wahai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika engkau tidak melakukan (apa yang diperintahkan itu), berarti engkau tidak menyampaikan risalah-Nya. Allah menjaga engkau dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir."
3. Amanah - Dapat Dipercaya
Sifat Nabi Muhammad SAW yang ketiga adalah amanah. Amanah artinya bisa dipercaya dalam menyampaikan sesuatu. Hal ini berkaitan dengan tugas seorang rasul yang diberikan amanah oleh Allah SWT untuk menuntun umatnya ke jalan yang benar.
Nabi Muhammad SAW memegang amanah yang diberikan kepada beliau dengan sangat kuat. Apa pun yang beliau lakukan semata-mata hanya untuk Allah SWT dan tidak pernah menggunakan kekuasaan beliau untuk kepentingan pribadinya.
Sifat amanah Nabi Muhammad SAW tercantum dalam surah Al-A'raf ayat 68 yang berbunyi,
Artinya: Aku sampaikan kepadamu risalah-risalah (amanat) Tuhanku dan aku terhadap kamu adalah penasihat yang terpercaya.
4. Fathanah - Cerdas
Sifat Nabi Muhammad SAW yang keempat yang perlu diketahui adalah fathanah. Fathanah artinya cerdas atau mempunyai intelektual yang tinggi. Cerdas menurut pendapat orang-orang adalah kemampuan memahami dunia, berpikir rasional, dan menggunakan sumber-sumber secara efektif saat dihadapkan pada tantangan.
Secara umum, kecerdasan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu IQ (Intelligent Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient). Nabi Muhammad SAW memiliki semua aspek kecerdasan tersebut.
Terbukti dengan daya ingat beliau yang sangat tinggi dalam menghafal firman-firman yang disampaikan Allah SWT kepada beliau, kemampuan memecahkan masalah yang dihadapi umatnya dengan kebijakan dan kesabaran, serta hanya mengabdikan dirinya hanya untuk Allah SWT saja.
Di lain sisi, Nabi Muhammad SAW memiliki pendapat yang berbeda mengenai definisi cerdas. Beliau mengatakan orang yang cerdas adalah orang beriman yang mempersiapkan bekal untuk menghadapi hidup setelah mati, sebagaimana hadits berikut.
Ibnu Umar berkata, "Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah, tiba- tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Rasulullah dan bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?' Rasulullah menjawab, "Yang paling baik akhlak- nya. Kemudian ia bertanya lagi, 'Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?' Beliau menjawab, "Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas."" (HR Ibnu Majah, Ath-Thabrani, dan Al-Haitsamiy)
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
https://www.detik.com/
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar