Menu

Jumat, 03 Oktober 2025

BAGIAN KE SATU

ADAB-ADAB TERHADAP ORANG SAKIT

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Sabtu 12 Rabi'ul-Akhir 1447 H /4  Oktober 2025

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Adab terhadap orang sakit meliputi niat ikhlas, memilih waktu yang tepat untuk berkunjung, mendoakan kesembuhan, memberikan semangat dan kata-kata positif, menjaga kebersihan dan kesopanan, membawa oleh-oleh atau buah tangan, dan tidak berlama-lama serta tidak membebani orang yang sakit

Islam adalah agama yang sempurna, mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk ketika menghadapi musibah atau penyakit. Saat mengalami sakit, baik kita yang sedang sakit maupun saudara kita yang sakit, telah ada tuntunan yang sangat jelas dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Salah satu amal saleh yang dianjurkan dalam Islam adalah mendoakan orang sakit. Doa adalah salah satu bentuk tawakal kepada Allah dan usaha kita untuk mendapatkan kesembuhan atau keberkahan dari musibah yang sedang dihadapi. Di dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa doa yang disunahkan ketika menjenguk atau mendoakan orang yang sakit, serta keutamaan dari mendoakan sesama.

Keutamaan mendoakan orang yang sakit

Menjenguk dan mendoakan orang yang sakit adalah perbuatan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menunjukkan empati dan kasih sayang kepada sesama. Salah satunya adalah dengan menjenguk orang yang sedang sakit.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ . قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا خُرْفَةُ الْجَنَّةِ قَالَ  جَنَاهَا

Sesungguhnya seorang muslim jika menjenguk saudaranya muslim (yang sedang sakit), maka dirinya senantiasa berada di dalam khurfah surga hingga dirinya kembali.” Dikatakan, “Wahai Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, apakah khurfah surga itu?” Beliau menjelaskan, “Buah-buahan surga.“ (HR. Muslim no. 2568)

Keutamaan ini menunjukkan betapa besar pahala yang diberikan Allah kepada orang yang menjenguk orang sakit, terlebih lagi jika diiringi dengan doa yang tulus untuk kesembuhannya. Karena doa merupakan sarana kita untuk memohon kepada Allah agar Allah Ta’ala memberikan kesembuhan kepada hamba-Nya yang sakit, serta dengan doa pula kita memberikan dukungan moral kepada mereka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ara: 80)

Ingatlah bahwa setiap penyakit dan kesembuhan adalah mutlak atas izin Allah. Oleh karenanya, sebagai seorang muslim, kita diperintahkan untuk selalu bertawakal kepada Allah dan memohon kesembuhan kepada-Nya melalui doa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Doa-doa yang dianjurkan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan banyak contoh doa yang bisa kita baca ketika menjenguk orang yang sakit. Doa-doa ini menjadi bagian dari ikhtiar utama kita dalam memperoleh kesembuhan, serta sebagai bentuk kepasrahan kita kepada Allah atas segala musibah yang terjadi.

Berikut adalah beberapa doa yang disunahkan untuk dibaca:

Doa agar orang sakit diberikan kesembuhan

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ وَاشْفِهِ وأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Ya Allah, Rabb sekalian manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah ia, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu. Kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit sedikit pun.” (HR. Bukhari no. 5311, Muslim no. 2191)

Doa untuk meminta keberkahan dan perlindungan

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Aku memohon kepada Allah yang Mahaagung, Pemilik Arsy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dari hadis Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma)

Doa ini dibaca sebanyak tujuh kali, dan insyaAllah akan memberikan ketenangan serta keberkahan bagi orang yang sakit.

Adab menjenguk dan mendoakan orang yang sakit

Selain membaca doa-doa yang telah dicontohkan, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika kita menjenguk orang sakit. Menjenguk dan mendoakan orang sakit hendaknya dilakukan dengan adab dan tata cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Berikut beberapa adab yang bisa kita praktikkan:

Mengunjungi dengan niat yang baik dan tulus

Ketika hendak menjenguk orang sakit, niatkan dalam hati bahwa kita melakukannya semata-mata untuk mencari rida Allah. Jangan jadikan kunjungan ini sebagai sekadar formalitas sosial atau tuntutan dari lingkungan sekitar. Kunjungan yang didasari niat ikhlas untuk mendukung dan meringankan beban orang yang sedang diuji dengan penyakit akan mendatangkan pahala besar di sisi Allah. InsyaAllah, dengan niat yang tulus, kita berharap kunjungan kita membawa manfaat baik secara fisik maupun spiritual bagi saudara kita yang sedang sakit.

Tidak berlama-lama

Salah satu adab penting yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah tidak berlama-lama ketika menjenguk orang sakit. Tujuannya adalah agar kunjungan kita tidak menjadi beban bagi orang yang sedang sakit. Kondisi fisik dan mental orang sakit biasanya lebih lemah, sehingga kunjungan yang terlalu lama dapat membuat mereka merasa lelah atau tidak nyaman.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk membuat kunjungan yang singkat, namun berkualitas, di mana kita hadir untuk mendoakan dan memberikan dukungan moril, tetapi juga tetap menghormati kebutuhan mereka untuk beristirahat. Sebaiknya sebelum berkunjung, kita memastikan waktu yang tepat dan menghindari waktu-waktu yang bisa mengganggu istirahat mereka.

Memberikan kata-kata yang menenangkan

Salah satu cara terbaik untuk menunjukkan empati kepada orang yang sakit adalah dengan memberikan kata-kata yang menenangkan dan memotivasi. Dalam situasi yang berat, seperti penyakit, seseorang seringkali merasa cemas, takut, atau putus asa. Sebagai seorang muslim yang datang menjenguk, kita dianjurkan untuk menyampaikan kata-kata yang dapat menguatkan hati mereka.

Sampaikan bahwa sakit adalah bentuk ujian dan rahmat dari Allah, serta dorong mereka untuk tetap bersabar dan tawakal. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun seringkali menghibur orang yang sakit dengan mendoakan mereka dan mengingatkan akan janji pahala dari Allah bagi orang yang bersabar dalam menghadapi musibah. Memberikan dorongan optimisme dengan kesembuhan yang dijanjikan Allah akan menambah ketenangan jiwa bagi mereka.

Bersambung ke bag. kedua

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

_____________________

Penulis: Fauzan Hidayat
Artikel: Muslim.or.id
Sumber: https://muslim.or.id 

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Sumber: https://muslim.or.id 
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar