Menu

Sabtu, 18 Oktober 2025

TABLIGH BAG. 1

SIFAT SIFAT NABI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Ahad 27 Rabi'ul-Akhir 1447 H /19 Oktober 2025

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

1. Tabligh : Menyampaikan Kebenaran sebagai Tugas Mulia Seorang Muslim

Tabligh adalah salah satu Sifat Utama Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam yang berarti menyampaikan kebenaran. Seorang Muslim memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan pesan Islam, baik melalui lisan, tulisan, maupun perbuatan, dengan cara yang bijak dan penuh hikmah.

Makna Tabligh

Secara bahasa, tabligh berarti menyampaikan. Dalam konteks agama, tabligh mengandung makna menyampaikan ajaran Islam sebagaimana yang diajarkan Rasulullah, tanpa mengurangi atau menambahinya. Hal ini sejalan dengan firman Allah, dalam QS. Al-Maidah : 67, yang memerintahkan Nabi untuk menyampaikan wahyu dengan jelas.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ ۗوَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗ ۗوَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ

Artinya : "Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir". (QS. Al Maidah : 67)

Tabligh sebagai Amanah

Setiap Muslim memikul Amanah untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Tugas ini bukan hanya tanggung jawab ulama atau ustadz, tetapi juga seluruh umat Islam sesuai kemampuan masing-masing.

Cara Menyampaikan Tabligh

- Dengan ilmu agar pesan yang disampaikan benar dan bermanfaat.
- Dengan akhlak yang mulia sehingga pesan kebaikan diterima dengan hati terbuka.
- Dengan ketulusan tanpa mengharap pujian atau imbalan dari manusia.

Tabligh yang Efektif

Tabligh yang baik adalah yang dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi audiens. Misalnya, menggunakan bahasa yang sederhana untuk anak-anak atau pendekatan yang rasional untuk kalangan akademisi.

Penutup

Tabligh adalah tugas mulia yang mengikat setiap Muslim. Dengan menyampaikan kebenaran secara bijak dan tulus, kita ikut berperan dalam menjaga kemurnian ajaran Islam.

2. Belajar Tabligh Dari Rasulullah : Dakwah Dengan Hikmah Dan Keteladanan

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam adalah teladan utama dalam menjalankan Tabligh. Beliau menyampaikan risalah Islam dengan penuh kesabaran, kelembutan, dan keteladanan, sehingga dakwahnya diterima oleh berbagai kalangan.

Tabligh Rasulullah di Mekkah
Di Mekkah, Rasulullah menghadapi penentangan yang keras. Namun, beliau tetap sabar dan tidak membalas keburukan dengan keburukan. Kesabaran dan kejujuran inilah yang membuat banyak orang akhirnya masuk Islam.

Tabligh di Madinah
Di Madinah, Tabligh Rasulullah semakin berkembang dengan pendekatan yang lebih luas, termasuk membangun masyarakat yang adil, toleran, dan sejahtera. Beliau mengajarkan bahwa Tabligh bukan hanya soal perkataan, tetapi juga perbuatan nyata.

Pelajaran dari Keteladanan Rasulullah
- Dakwah dengan hikmah tanpa paksaan atau kekerasan.
- Menjadi teladan akhlak sehingga pesan kebaikan lebih mudah diterima.
- Mengutamakan kesabaran dalam menghadapi penolakan atau hinaan.

Tabligh dengan Kearifan
Rasulullah selalu menyesuaikan cara dakwah dengan kondisi dan pemahaman audiens. Metode ini menjadi pelajaran penting bagi umat Islam agar tabligh dilakukan dengan cara yang efektif.

Penutup
Keteladanan Rasulullah dalam Tabligh mengajarkan bahwa menyampaikan kebenaran harus dilakukan dengan hikmah, akhlak mulia, dan kesabaran. Inilah kunci keberhasilan dakwah beliau sepanjang sejarah.
Bersambung.......

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



Artikel Abah Luky
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar