BERSERAH DIRI LAH HANYA KEPADA ALLAH
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Senin 1 Dzulhijah 1447 H /18 Mei 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Berserah diri (tawakal) hanya kepada Allah berarti berusaha maksimal, lalu melepaskan ketergantungan hati dari hasil, dan meyakini bahwa ketentuan Allah adalah yang terbaik. Ini bukan pasrah tanpa usaha, melainkan kombinasi ikhtiar lahiriah dan kepasrahan batiniah, mendatangkan ketenangan jiwa, menghilangkan cemas, serta memastikan kecukupan rezeki dari-Nya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَأَنِيْبُوْٓا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوْا لَهٗ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَّأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُوْنَ
Artinya : "Dan kembalilah kamu kepada Rabbmu dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu lalu kamu tidak dapat ditolong". (QS. Az Zumar : 54)
Ibnu Katsir Rahimahullah dalam tafsirnya menyebutkan : Ayat tersebut menyerukan kepada semua orang yang durhaka dan yang lainnya agar bertobat dan kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, bahwa Dia mengampuni semua dosa bagi orang yang mau bertobat kepsda-Nya dan meninggalkan perbuatan-perbuatan dosanya, betapapun banyak dosa yang telah ia lakukan dan sekalipun banyaknya seperti buih di lautan.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَالَّذِیْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَکَرْوا اللهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ, وَمَنْ یَّغْفِرْوا الذُّنُوْبَ اِلاَّ اللهُ
Artinya : "Dan juga orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau mendzalimi diri sendiri, segera mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala?". (QS. Ali Imraan : 135)
Semua hamba dapat meraih ampunan dosa dan maaf dari Rabbnya dengan cara memohon kepada-Nya dan meraih rahmat-Nya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَمَنْ یَّعْمَلْ سُوْٓءًا اَوْ یَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ یَسْغْفِرِ اللهَ یَجِدِ اللهَ غَفُوْرًا رَحِیْمًا
Artinya : "Barang siapa berbuat kejahatan atau menganiaya dirinya, lalu memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, niscaya ia akan mendapatkan, Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS An Nisaa : 110)_
Akan tetapi pengampunan dosa, tidak berarti do'a, karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala hanya mengampuni dosa-dosa orang yang beriman.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اِنَّٓا اٰمَنَّا بِرَبِّنَا لِیَغْفِرَلَنَا خَطٰیٰنَا
Artinya : "Sesungguhnya kami benar-benar beriman kepada Rabb kami agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami". (QS. Taahaa : 73)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ یَّغْفِرَ لَنَا خَطٰیٰنَٓا اَنْ کُنَّٓا اَوَّلَ الْمُٶْمِنِیْنَ
Artinya : "Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Rabb kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman". (QS. Asy-Syu'araa : 51)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
یَاقَوْمَنَٓا اَجِیْبُوْا دَاعِيَ اللهِ وَاٰمِنُوْا بِهٖ یَغْفِرْلَکُمْ مِّنْ ذُنُوْبِکُمْ
Artinya : "Hai kaum kami, terimalah seruan orang yang menyeru kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kamu". (QS. Al Ahqaaf : 31)
Disamping faktor keimanan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga mengampuni dosa karena faktor amal salih. Demikian firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala tentang orang-orang yang berserah diri.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اِنْ تُقْرِضُوا اللهَ قَرْضًا حَسَنًا یٌُّضٰعِفْهُ لَکُمْ وَیَغْفِرْلَکُمْ
Artinya : "Jika kamu meminjamkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala pinjaman yang baik, niscaya Dia melipat gandakan pembalasan untukmu dan mengampuni kamu". (QS. At Taghaabun : 17)
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar