PENGERTIAN DAN ARTI TA'ZIM
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Rabu 2 Rabi'ul-Akhir 1447 H /24 September 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
3. Adab Ta’zhim Kepada Ulama Dan Orang Tua Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ta’zhim kepada ulama ditunjukkan dengan sikap hormat dalam Majelis Ilmu, tidak menyela perkataan mereka, serta menjaga kehormatan mereka meski berbeda pandangan. Dalam sejarah, para salaf menunjukkan Ta’zhim luar biasa kepada gurunya, bahkan tidak berani berjalan di depan mereka atau duduk lebih tinggi.
Begitu pula terhadap orang tua, Ta’zhim tampak dalam sikap lembut, tidak membentak, serta melayani mereka dengan sepenuh hati. Allah menegaskan dalam Al-Isra ayat 23 agar kita tidak berkata “ah” sekalipun kepada orang tua.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
Artinya : "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. (QS. Al Israa : 23)
Saat ini, tantangan besar muncul dari generasi muda yang terpengaruh budaya individualis. Banyak yang menganggap adab sebagai sesuatu yang kuno. Padahal Ta’zhim adalah tanda kemuliaan jiwa dan jaminan keberkahan hidup.
Dengan kembali menumbuhkan rasa Ta’zhim, kita membangun hubungan yang lebih bermakna dan mendapat Ridha Allah melalui penghormatan kepada orang-orang yang dimuliakan oleh-Nya.
4. Membangun Sikap Ta'zhim Sejak Dini : Pilar Akhlak Generasi Muslim
Mendidik anak bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan akhlak dan nilai-nilai Islam. Salah satu pilar akhlak yang harus dibangun sejak dini adalah Ta’zhim— sikap hormat dan memuliakan yang seharusnya tumbuh dari hati yang beriman.
Anak-anak perlu dibiasakan untuk menghormati orang tua, guru, ulama, dan sesama manusia sejak kecil. Ini bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti berbicara sopan, mendengarkan dengan baik, serta memperlakukan orang lain dengan adab.
Membangun Ta’zhim juga berarti mengenalkan siapa yang pantas dimuliakan. Ajak anak mencintai Rasulullah, menghormati Al-Qur’an, dan mengenal peran para sahabat serta ulama. Cerita-cerita inspiratif dari sejarah Islam bisa menjadi cara efektif untuk menumbuhkan rasa hormat mereka.
Sekolah dan lingkungan rumah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter ini. Guru bukan hanya pengajar, tapi juga teladan dalam adab. Orang tua pun harus menjadi contoh dalam menghormati sesama, agar anak tidak hanya belajar dari kata-kata, tapi juga dari perilaku.
Di tengah zaman yang serba cepat dan penuh tantangan moral, menanamkan Ta’zhim menjadi benteng agar anak tumbuh dengan karakter kuat dan tidak mudah hanyut dalam arus kebebasan tanpa batas.
Wallahu 'Alam Bishshawab...
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga bermanfaat bagi penulis khususnya dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Artikel Abah Luky
Edit: Ndik
#NgajiBareng
Tidak ada komentar:
Posting Komentar