JANGAN BIARKAN PRASANGKA BURUK BERSEMAYAM DALAM HATIMU
(Merusak Hubungan dan Harmonisasi - Bagian Kesatu)
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Jum'at 11 Dzulhijah 1447 H /28 Mei 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Buruk sangka atau su'uzhan dalam bahasa Arab adalah prasangka negatif terhadap seseorang tanpa bukti yang jelas.
Dalam Islam, buruk sangka sangat dilarang karena dapat merusak hubungan antar sesama dan menimbulkan fitnah.
Buruk sangka bukan hanya merupakan perbuatan yang tercela, tetapi juga dianggap sebagai dosa besar yang bisa menghancurkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan dalam Islam).
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
یَؔأَیُّهَا الَّذِیْنَ أٰمَنُوْا اجْتَنِبُوْا کَثِیْرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ، وَلاَ تَجَسَّسُوْا وَلَا یَغْتَبْ بَعْضُکُمْ بَعْضًا، أَیُحِبُّ أَحُدُکُمْ أَنْ یَأْکُلَ لَحْمَ أَخِیْهِ مَیْتًا فَکَرِهْتُمُوْهُ وَاتَّقُوا اللهَ، إِنَّ اللهَ تَوَّابٌ رَّحِیْمٌ
Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prsangka itu dosa, dan janganlah mencari-cari keburukan orang, dan janganlah menggunjing satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya, dan bertakwalah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Sesunghuhnya Dia Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang". (QS. Al Hujuraat : 12)
Prasangka buruk terhadap sesama merupakan batu sandungan yang besar dalam menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, ia seharusnya tidak diberi ruang sekecil apapun dalam hati setiap pribadi muslim, sebab munculnya tidak akan menghsilkan apa-apa kecuali perselisihan dan pertengkaran yang tak akan berujung.
Hendaklah bagi kaum muslimin saling menjaga harga diri mereka, dan tidak memberikan peluang sedikitpun bagi prasangka buruk bercokol dalam hati. Seorang muslim tidak pantas merobek-robek harga diri dan kehormatan orang lain hanya karena sebuah prasangka atau isu yang beredar.
Prasangka buruk tidak akan memberikan sesuatu yang positif walau sekecil apapun, bahkan sebaliknya memicu lahirnya sikap permusuhan, perselisahan, dan memutuskan hubungan yang baik, meretakkan ikatan kekeluargaan dan menghancurkan solidaritas dan persaudaraan sesama kaum muslimin.
Karena itu, sepatutnyalah setiap pribadi muslim senantiasa melakukan muhasabah (introspeksi) dan mawas diri terhadap setiap kata yang diucapkan atau setiap hukum yg ditetapkan bagi orang lain.
وَلَا تَقْفُ مَا لَیْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ، إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُٶَادَ کُلُّ أُلَؔٸِكَ کَانَ عَنْهُ مَسْٸُوْلاً
Artinya : "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya, sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintakan pertanggunganjawbannya". (QS. Al Israa : 36)
Perilaku Buruk Sangka juga ditegaskan oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam sebagai tindakan yang dapat merusak interaksi sosial dan hubungan persaudaraan. Sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim :
اِجْتَنِبُوا الظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَنَافَسُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا
Artinya ; “Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dustanya perkataan. Janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, memata-matai, berkompetisi tidak sehat, saling hasad, saling benci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar