JANGAN BIARKAN PRASANGKA BURUK BERSEMAYAM DALAM HATIMU
(Bahaya Buruk Sangka / Su'udzan - Bagian Ketiga)
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Sabtu 13 Dzulhijah 1447 H /30 Mei 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Bahaya yang ditimbulkan akibat Buruk Sangka (Su'udzan), antara lain:
1. Bahaya Individu :
Buruk sangka memiliki dampak yang merugikan bagi individu yang melakukannya. Orang yang selalu berburuk sangka cenderung hidup dalam kecemasan dan kegelisahan. Hal ini disebabkan oleh perasaan curiga yang berlebihan dan ketidakmampuan untuk mempercayai orang lain. Secara spiritual, buruk sangka juga mengikis keimanan seseorang karena ia tidak mampu melihat kebaikan dalam diri sesamanya.
Rasulullah 'AlaihiWasallam. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bikhari, bersabda :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ" (رواه البخاري)
Artinya : “Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : 'Jauhilah prasangka, karena prasangka adalah sedusta-dustanya perkataan.'" (HR. Bukhari)
2. Bahaya Sosial :
Buruk sangka dapat merusak hubungan sosial dan mengganggu keharmonisan dalam masyarakat. Prasangka buruk dapat menimbulkan fitnah dan perselisihan yang berujung pada permusuhan. Ketika individu dalam masyarakat saling berburuk sangka, rasa saling percaya akan hilang, yang pada gilirannya akan melemahkan ikatan sosial dan ukhuwah Islamiyah.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ (سورة الهمزة
Artinya : “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela." (QS. Al-Humazah : 1)
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar