ISTIQAMAHLAH DI JALAN YANG BENAR!
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Selasa 2 Dzulhijah 1447 H /19 Mei 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Istiqamah adalah konsistensi dalam ketaatan, berpegang teguh pada syariat Islam, dan beramal saleh meski banyak godaan, yang didasari keikhlasan. Perintah ini berat, bahkan membuat Nabi SAW beruban, namun mendatangkan kabar gembira surga. Kuncinya adalah luruskan niat, berdo'a, dan bergaul dengan orang saleh.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
فَاسْتَقِمْ كَمَٓا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا، إِنَّهٗ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Artinya : "Maka beristiqamahlah engkau di jalan yang benar sebagaimana telah diperintahkan kpdmu dan juga orang-orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas, sungguh Dia Maha Melihat terhadap apa yang kamu kerjakan". (QS. Huud : 112)
Untuk menjadi seorang mukmin tentu saja tidak cukup sekadar pengakuan, tetapi keimanannya harus dibuktikan dalam prilaku sehari-hari. Untuk membuktikan keimanan itulah banyak sekali tantangan dan godaan menghantui diri kita. Karena itu, banyak sekali manusia yang mengaku mukmin, tapi tidak mampu menghadapi tantangan dan godaan, akibatnya banyak diantara mereka telah jatuh ke jurang kesesatan, bahkan murtad dari agama Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Karenanya diperlukan sifat istiqamah atau memiliki pendirian yang kuat utuk bisa menjadi mukmin yang sejati. Manakala seorang mukmin telah memiliki keistiqamahan, maka dia akan menjadi orang yang berani dalam menegakkan kebenaran dan tidak takut dengan konsekwensi keimanan bahkan tidak akan menyesal risiko menimpa dirinya sebagai orang yang beriman.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اِنَّ الَّذِیْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللُه ثُمَّ اسْتَقَامُوْا فَلاَ خَوْفٌ عَلَیْهِمْ وَلَاهُمْ یَحْزَنُوْنَ
Artinya : "Sesungguhnya orang-orang yang berkata "Tuhan kami ialah Allah Subhanahu Wa Ta'ala" lalu ia tetap istiqamah, maka tidak ada rasa khawatir pada mereka dan mereka tidak pula bersedih hati". (QS. Al Ahqaaf : 13)
Sifat istiqamah ini menjadi lebih penting lagi untuk kita miliki mengingat syetan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menanamkan keraguan terhadap kebenaran di dalam hati kita. Istiqamah itulah yang membedakan antara mukmin sejati dan mukmin yang palsu.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
اَفَمَنْ زُیِّنَ لَهٗ سُوْٓءُ عَمَلِهٖ فَرَاٰهُ حَسَنًا
Artinya : :Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu?". (QS. Faatir : 8)
Karena begitu penting sifat istiqamah untuk kita miliki, maka setiap kita harus berusaha menumbuhkannya ke dalam jiwa masing-masing.
Dengan demikian, jelas bagi kita bahwa iman setiap orang pasti akan dibuktikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan berbagai ujian, baik ujian yang menyenangkan ataupun tidak, bila kita lihat dari sisi duniawi.
Adapun bagi orang-orang yang beriman yang sebenar-nenarnya ia akan tetap istiqamah.
"Wahai Dzat yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hatiku diatas agama-Mu dan diatas ketaatan kepada-Mu." (HR Ahmad dan At Thirmidzi).
"Istiqamah adalah prilaku seseorang yang tidak menyekutukan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan yang lainnya atau tidak berbuat syirik". (Sayyidina Abu Bakar Shidik RA).
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar