5 (LIMA) KISAH DAHSYATNYA SHALAWAT NABI
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Senin 26 Rabi'ul-Awal 1448 H /7 September 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
4. Kisah Selanjutnya Ketika Al Imam Sufyan Assauri Sedang Thawaf Mmengelilingi Ka'bah
Dia melihat seseorang yang setiap kali ia mengangkat kakinya saat melangkah senantiasa membaca shalawat atas nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam. Karena penasaran dia kemudian menyempatkan diri untuk bertanya sejenak.
"Sejak awal engkau telah meninggalkan bacaan Tasbih dan Tahlil, lalu menggantinya dengan hanya mengucapkan shalawat atas Nabi. Adakah alasan khusus bagimu dalam mengamalkannya?," tanya Al Imam Sufyan Assauri.
Lantas orang itu balik bertanya "Siapakah engkau semoga Allah mengampunimu,". Sofyan Assouri menjawab "Aku adalah Sofyan Assauri,". Orang itu berkata "Sungguh seandainya jika bukan karena engkau orang yang sangat istimewa, niscaya aku tidak akan memberitahukan rahasia kejadianku ini padamu."
Berceritalah ia "berawal ketika aku melaksanakan ibadah haji bersama ayahku. Tiba-tiba ayahku meninggal dunia, kulihat wajahnya tampak menjadi hitam kelam. Dalam keadaan penuh duka dan kaget, aku mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Lalu ku tutup wajahnya dengan kain, setelah itu aku mandikan dan aku shalatkan jenazah ayahku. Karena terasa letih aku sempat tertidur, kemudian aku bermimpi melihat seseorang yang wajahnya sangat tampan wangi dan bercahaya sangat bersih bersinar.
Aku melihat orang itu tiba-tiba mengusap wajah ayahku dengan tangannya yang penuh cahaya. Lalu kulihat wajah ayahku langsung berubah menjadi putih bercahaya. Saat orang yang tampan itu hendak pergi, dengan spontan aku bertanya kepadanya "wahai hamba Allah siapakah engkau ini? Mengapa wajah ayahku berubah menjadi putih bercahaya? seperti ini setelah sebelumnya hitam kelam.
Orang itu menjawab "Apakah kau tidak mengenaliku? aku adalah Muhammad Rasulullah yang mempunyai mukjizat Al-Qur'an. Sesungguhnya ayahmu itu termasuk orang yang telah melampaui batas banyak berbuat dosa dan maksiat semasa hidupnya. Walaupun begitu, karena ia sering bershalawat kepadaku, saat sakaratul mautnya aku datang untuk memberi syafaat kepadanya,". Setelah itu terbangun dari tidurku dan kulihat wajah ayahku benar-benar berubah putih berseri bercahaya.
5. Kisah Terakhir Adalah Kisah Tragis Pembenci Sholawat
Hidup seorang pecinta Rasulullah, Abdullah bin Mubarak namanya. Nafas yang dihembuskan yang tidak pernah lepas dari menyebut nama sang kekasih Baginda Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam. Mulutnya selalu bertasbih oleh ucapan shalawat.
Suatu ketika ia didatangi seseorang tiba-tiba seseorang itu begitu membenci bacaan shalawat yang terus didengungkan Abdullah. Ia menenteng senjata tajam kalau berhadap-hadapan Abdullah, ia angkat senjatanya.
Ia tarik lidah Abdullah. Lidah Abdullah terpotong tergeletak di atas tanah. Abdullah merintih, sang pemotong lidah itu berlalu dengan bangga gembira, karena tak bakal ada lagi lantunan shalawat yang mengganggunya.
Tetapi para malaikat tak diam, ditulisnya peristiwa itu. Di waktu yang tak disangka-sangka kelak, laknat Allah dihujamkan kepadanya sesuai kejadian kejam itu.
Abdullah yang tak bisa lagi membaca shalawat dengan bahagia, tentu saja ia berkeluh kesah Rasulullah kekasih yang selalu ia sebut namanya itu.
Mendengar keluh kesahnya itu beliau hadir dalam mimpi Abdullah, dengan didengarnya kisah mengerikan itu. Kemudian inilah yang terjadi, lidah Abdullah tersambung seperti sedia kala.
Si pemotong lidah terkutuk itu pun langsung mendapat balasan. Sang anak yang tak tega melihat penderitaan ayahnya, berulang kali memohon maaf atas peristiwa itu kepada Abdullah.
Ia memohon agar Abdullah memaafkan ayahnya. Ia akan tebus dengan bacaan shalawat sepanjang hidupnya. Hati Abdullah bin Mubarak yang penuh belas kasihan menerima permohonannya, maka sang ayah sembuh seperti semula, dan sang anak berjuang memenuhi janjinya. Menghembuskan shalawat bersamaan dengan setiap detak jantungnya.
Semoga tulisan kali ini kita bisa mengambil pelajaran hikmah. Mudah-mudahan tulisan sederhana ini bermanfaat bagi kita semua.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar