DERAJAT TERANGKAT MELALUI AL-QUR'AN
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Kamis 10 Muharam 1448 H /25Juni 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Dari Umar r.a
berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda,
Yang artinya : “Allah mengangakat derajat berapa kaum melalui kitab ini (al Qur’an) dan Dia merendahkan beberapa kaum lainnya melalui kitab ini pula.” (Hr. Muslim)
Barang siapa yang beriman dan beramal
dengan al Qur’an, niscaya Allah akan mengangkat derajatnya dan memuliakannya di
dunia dan di akhirat. Dan siapa saja yang tidak beramal dengan al Qur’an, maka
Allah pasti menghinakannya. Allah Swt. Menyatakan dalam al Qur’an (Qs. Al
Baqa-rah [2] : 26)
اللّٰهَ
لَا يَسْتَحْيٖٓ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَاۗ فَاَمَّا
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ
كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًاۘ يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا
وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًاۗ وَمَا يُضِلُّ بِهٖٓ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَۙ ٢٦
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak segan membuat
perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil daripada itu. Adapun
orang-orang yang beriman mengetahui bahwa itu kebenaran dari Tuhannya. Akan
tetapi, orang-orang kafir berkata, “Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?”
Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang disesatkan-Nya. Dengan itu pula
banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Namun, tidak ada yang Dia sesatkan
dengan (perumpamaan) itu, selain orang-orang fasik,” (Qs. Al Baqa-rah
[2] : 26)
Firman lainya: (Qs.
Al Isra [17]: 82)
وَنُنَزِّلُ
مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ
الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا ٨٢
Artinya : “dan Kami turunkan dari
al Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang
beriman, dan al Qur’an itu tidak menambah bagi orang-orang yang zhalim selain
kerugian.” (Qs. Al Isra [17]: 82)
Ulama bahwa jika seseorang mulai membaca satu surat dalam al Qur’an, maka malaikat mulai memohonkan rahmat untuknya dan mereka akan terus dalam keadaan berdoa untuknya sampai ia selesai membacanya. Tetapi ada pula seseorang yang mulai membaca suatu surat dalam al Qur’an, namun malaikat mulai melaknatnya sampai ia selesai membacanya.
Menurut sebagian ulama, terkadang ada
seseorang membaca al Qur’an tetapi tanpa disadari ia telah memohon laknat untuk
dirinya sendiri terus menerus, misalnya ia membaca ayat al Qur’an yang
berbunyi: Qs.Hud[11]:18
وَمَنْ
اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًاۗ اُولٰۤىِٕكَ يُعْرَضُوْنَ عَلٰى
رَبِّهِمْ وَيَقُوْلُ الْاَشْهَادُ هٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ كَذَبُوْا عَلٰى رَبِّهِمْۚ
اَلَا لَعْنَةُ اللّٰهِ عَلَى الظّٰلِمِيْنَۙ ١٨
Artinya : “Siapakah yang lebih zalim daripada orang
yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan
kepada tuhan mereka dan para saksi akan berkata, “Orang-orang inilah yang telah
berbohong terhadap tuhan mereka.” Ketahuilah, laknat Allah (ditimpakan) kepada
orang-orang zalim” (Qs.Hud[11]:18)
Sementara ia sendiri berbuat zhalim,
maka laknat Allah pun menimpanya.
Atau ayat lain Qs. Ali Imran [3]:61 yang
berbunyi:
فَمَنْ
حَاۤجَّكَ فِيْهِ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ
اَبْنَاۤءَنَا وَاَبْنَاۤءَكُمْ وَنِسَاۤءَنَا وَنِسَاۤءَكُمْ وَاَنْفُسَنَا وَاَنْفُسَكُمْۗ
ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَّعْنَتَ اللّٰهِ عَلَى الْكٰذِبِيْنَ ٦١
Artinya : “Siapa yang membantahmu dalam hal ini
setelah datang ilmu kepadamu, maka katakanlah (Nabi Muhammad), “Marilah kita
panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri
kamu, diri kami dan diri kamu, kemudian marilah kita bermubahalah agar laknat
Allah ditimpakan kepada para pendusta..” (Qs. Ali
Imran [3]:61)
Sedangkan ia sendiri suka berdusta,
maka ia pun terkena laknat itu.
Amir bin Watsilah r.a. menceritakan bahwa Umar r.a. telah mengangkat Nafi’ bn Abdul Haris sebagai walikota Makkah Mukharamah. Suatu ketika Umar bertanya kepada Nafi”, “Siapakah yang dijadikan Pengurus kawasan kawasan hutan?” “Ibnu Abza r.a., “jawab Nafi’. Umar r.a bertanya lagi, “Siapakah Ibnu Abza itu?” Nafi menjawab, “Ia adalah seorang hamba sahaya.” Umar r.a. bertanya, “Mengapa engkau mengangkat seorang hamba sahaya sebagai pengurus?” Nafi’ menjawab, “Ia adalah hamba sahaya yang senang membaca al Qur’an.” Mendengar jawaban itu, Umar r.a. langsung menyebutkan sabda Rasulullah saw., “Melalui al Qur’an, Allah menghinakan banyak orang dan mengangkat derajat banyak orang.
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Editing: Ndik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar