Menu

Jumat, 26 Juni 2026

DUNIA AKAN PERGI MENINGGALKAN KITA

KETIKA AKHERAT DATANG, DUNIA AKAN PERGI MENINGGALKAN KITA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Sabtu 12 Muharam 1448 H /27 Juni 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Pernyataan tersebut adalah pengingat spiritual yang mendalam, selaras dengan pesan dari sahabat Ali bin Abi Thalib: "Sesungguhnya dunia telah pergi meninggalkan kita, sedangkan akhirat telah datang". Dunia ini bersifat sementara dan akan terus menjauh, sementara akhirat adalah kehidupan yang kekal dan pasti menyongsong setiap manusia

Kalimat yang sangat dalam. Karena pada hakikatnya, bukan dunia yang meninggalkan kita, melainkan kita yang secara perlahan akan meninggalkan dunia. Dunia adalah persinggahan sementara, ibarat seorang musafir yang berteduh di bawah pohon sejenak, lalu pergi meninggalkannya.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhu bertutur :

اِرْتَحَلَتِ الدُّنْيَا مُدْبِرَةٌ، وَارْتَحَلَتِ الاٰخِرَةُ مَقْبِلَةٌ، وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُوْنٌ، فَكُوْنُوْا مِنْ اَبْنَاءِ الْاٰخِرَةِ، وَلَا تَكُوْنُوْا مِنْ اَبْنَاءِ الدُّنْيَا، فَاِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلَا حِسَابٌ وَغَدًا حِسَابٌ وَلَا عَمَلٌ 

Artinya : "Sesungguhnya dunia akan pergi meninggalkan kita, sedangkan akhirat pasti datang, masing-masing dari dunia dan akhirat memiliki anak-anak, maka hendaklah kalian menjadi anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-ank dunia, karena hari ini adalah hari untuk beramal bukan hisab, sedangkan kelak adalah hari hisab bukan untuk beramal.

Ketika musim dingin menutup pintu rumahmu dan hujan mengepungmu, nantikankanlah redanya hujan, dan bukalah jendelamu lebar-lebar agar angin menghembuskan udara segar ke dalam rumahmu. Lihatlah sekawanan burung di angkasa yang kembali bernyanyi dengan merdunya, lihatlah pula matahari yang tengah memancarkan sinarnya yang keemasan disela-sela cabang pepohonan, semua itu memberikan kehidupan yg baru, impian yang baru, dan hati yang baru pula.

Jangan kau pergi ke tengah padang pasir untuk mencari pohon yang indah, kau tidak akan menemukannya selain kesunyian. Lihatlah pohon-pohon yang indah yang menaungimu dengan kerindangannya, membahagiakanmu dengan buah-buahannya dan menghiburmu.

Jangan kau mengingat hari kemaren dan apa yang merugikanmu di hari itu. Sesungguhnya usia, bersama gugurnya dedaunan, tidak akan pernah kembali lagi. Bersama musim hujan yang baru, akan tumbuh daun yang lain, maka lihatlah daun-daun yang menutupi langit itu, dan biarkan daun yang gugur itu ke bumi, biarkan ia menyatu dengan bumi. Jika hari kemaren telah menghilang, maka di hadapanmu masih ada hari ini, jika hari ini akan mengumpulkan daun-daunnya dan lalu pergi, maka masih ada hari esok. Jangan sedih atas hari kemaren, karena ia tidak akan kembali, jangan pula meratapi hari ini, karena ia pasti pergi. Impikanlah matahari yang bersinar esok hari.

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman QS. Al Baqarah : 147

الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ فَلَا تَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِيْنَ

Artinya : "Kebenaran itu dari Rabbmu, maka jgnlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu". (QS. Al Baqarah : 147)

Tak terbayangkan, seperti apa rasa sakit yang diakibatkan oleh kata-kata, Optimislah, meskipun kau berada di tengah-tengah badai yang menerjang.

"Sesungguhnya tawakkal seor9g hamba kepada Rabbnya adalah ia meyakini bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu sumber kepercayaan dirinya" (Syaikh Hasan Al Bashri).

Fokuslah pada persiapan terbaik, karena setiap detiknya adalah waktu yang mendekatkan kita pada tujuan akhir.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
Editing: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar