Menu

Sabtu, 27 Juni 2026

ALLAH PUNYA KEHENDAK

APAKAH SEMUA YANG DICITA-CITAKAN AKAN TERKABUL SEMUANYA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Ahad 13 Muharam 1448 H /28 Juni 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Tidak semua cita-cita akan terkabul persis seperti yang kita bayangkan. Seringkali, apa yang kita inginkan bukanlah yang terbaik untuk kita

Dalam Islam, manusia tidak selalu akan mendapatkan semua yang dicita-citakannya. Jawaban ini secara jelas diabadikan dalam Al-Qur'an, yang menegaskan bahwa segala urusan dunia dan akhirat sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirmam :

اَمْ لِلْاِنْسَانِ مَا تَمَنّٰی

Artinya : "Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?." (QS. An Najm : 24)

Ibnu 'Asyur mengatakan : Yang dimaksud dengan ayat ini adalah membantah keyakinan seseorang yang menjadikan aqidah dan cara beragamanya mengikuti hawa nafsu mereka. Padahal yang benar adalah hendaknya mereka mengikuti kebenaran (hak) sesuai  dengan dalil, meskipun dalil tersebut menyelisihi hawa nafsunya.

Manusia hanya berangan-angan, hanya berharap, tetapi Allah Subhanahu Wa Ta'ala  lah yang menentukannya :

فَلِلّٰهِ الْاٰخِرَةِ وَالْاُوْلٰی

Artinya : "Tidak, maka milik Alllah Subhanahu Wa Ta'ala lah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia." (QS. An Najm : 25)

Tapi pada akhirnya akan berpulang kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Pada saat kita memaksakan keinginan, lalu tidak mendapatkan yang kita harapkan, muncullah penderitaan, kesengsaraan, menyakitkan. Oleh karena itu tidak terlalu keliru kalau ada orang yang mengatakan bahwa keinginan adalah sumber penderitaan. Hidup adalah keinginan, dan keinginan yang selalu diperturutkan akan menjadi penderitaan, maka salah satunya jalan adalah ridha, tapi ridha bukan apatis, bukan berserah tanpa usaha, itulah hebatnya Islam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

فَاِذَا قُضِیَتُ الصَّلٰوةُ فَنْتَشِرُوْا فِی الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللهِ وَاذْكُرُوا اللهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya : "Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, carilah karunia-Nya, ingatlah Dia banyak-banyak agar kamu beruntung". (QS. Al Jumu'ah : 10)

Orang yang tidak ridha dengan keputusan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka ia akan susah mensyukuri karunia-Nya, orang hanya akan mendapatkan kebahagiaan ketika ia bersyukur, dan orang yang bersyukur, hanyalah orang yang menyadari bahwa ia tidak punya apa-apa dan bukan siapa-siapa. Maka kebahagiaan itu sangat sederhana, yaitu siap menerima pembagian Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan siap menerima yang telah ditetapkan-Nya, dengan catatan, bukan apatis, bukan hanya duduk berpangku tangan tanpa berusaha.

Orang yang tidak ridha, maka ia tidak bersyukur, orang yang tidak bersyukur, maka ia sulit untuk bahagia, dan orang yang tidak bahagia, maka sulit untuk mendapatkan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
Editing: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar