BERSIKAP DENGAN PANDUAN SYARIAT
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Sabtu 18 Dzulhijah 1446 H /14 Juni 2025
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Seorang Muslim sejati senantiasa berpikir dan bersikap sesuai dengan Tuntunan dan Tuntutan Syariat Agamanya.
Agama menurut Dr MA Jabbar Beg (1984), mempengaruhi dan membentuk pandangan dunia (World View) seseorang. Agama menciptakan perasaan tanggung jawab terhadap Tuhan dengan menyadarkannya bahwa ia merupakan bagian dari alam semesta. Karena merupakan bagian dari alam semesta, maka ia pun harus tunduk kepada Aturan (syariat) Allah, Sunnatullah, atau "Hukum Alam (Narural Law). Jika tidak, maka kehidupannya akan kacau, diliputi Rasa Was-was, takut Kehilangan Jabatan, takut Penghasilan Berkurang, dsb... dsb.