Menu

Senin, 20 Oktober 2025

FATHONAH BAG-1

SIFAT SIFAT NABI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Selasa 29 Rabi'ul-Akhir 1447 H /21 Oktober 2025

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

1. Fathonah : Kecerdasan sebagai Sifat Mulia Seorang Muslim

Fathonah adalah salah satu sifat mulia yang dimiliki Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam yang berarti Kecerdasan atau Kepintaran. Dalam Islam, kecerdasan bukan hanya soal kemampuan intelektual, tetapi juga kebijaksanaan dalam menggunakan akal untuk kebaikan. Sifat ini penting dimiliki setiap Muslim agar dapat menghadapi tantangan hidup dengan bijak.

Makna Fathonah

Secara bahasa, Fathonah berarti cerdas, pandai, dan bijak. Namun dalam konteks akhlak, Fathonah bukan sekadar kepintaran akademik, tetapi juga mencakup kecerdasan emosional dan spiritual. Orang yang Fathonah mampu membedakan mana yang benar dan salah serta mengambil keputusan yang tepat.

Fathonah dalam Perspektif Islam

Islam mengajarkan bahwa akal adalah anugerah yang harus digunakan untuk mencari kebenaran dan menghindari kebatilan. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam menunjukkan kecerdasan luar biasa dalam berdakwah, menyelesaikan konflik, dan membangun masyarakat yang adil.

Manfaat Memiliki Sifat Fathonah

- Mampu membuat keputusan bijak dalam situasi sulit.
- Meningkatkan kepercayaan orang lain karena dianggap mampu memimpin dengan baik.
- Mendekatkan diri kepada Allah karena menggunakan akal sesuai tuntunan syariat.

Cara Mengasah Fathonah

- Belajar sepanjang hayat, baik ilmu agama maupun ilmu dunia.
- Berpikir kritis terhadap setiap informasi yang diterima.
- Mengasah empati agar kecerdasan disertai dengan kebijaksanaan.

Penutup

Fathonah adalah sifat yang harus dimiliki setiap Muslim. Dengan kecerdasan yang digunakan untuk kebaikan, hidup akan lebih bermanfaat dan bernilai di hadapan Allah.

2. Fathonah dan Kepemimpinan : Kecerdasan yang Membawa Keberkahan

Kecerdasan adalah salah satu modal utama bagi seorang pemimpin. Dalam Islam, pemimpin yang Fathonah bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan berintegritas dalam menjalankan amanah.

Fathonah Sebagai Syarat Kepemimpinan

Seorang pemimpin yang Fathonah mampu memahami kebutuhan masyarakat, memprediksi risiko, dan mengambil kebijakan yang tepat untuk kemaslahatan bersama. Inilah yang membuat kepemimpinan menjadi berkah dan bermanfaat.

Teladan Rasulullah

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam memimpin dengan kecerdasan dan kebijaksanaan. Beliau selalu mengutamakan musyawarah sebelum mengambil keputusan, sehingga kebijakan yang dibuat diterima oleh masyarakat dengan lapang dada.

Manfaat Pemimpin Yang Fathonah

- Menghasilkan kebijakan yang adil dan berpihak pada rakyat.
|- Membangun kepercayaan masyarakat karena dianggap bijak dan kompeten.
- Mendorong kemajuan dengan langkah-langkah strategis yang terencana.

Mengasah Fathonah Bagi Pemimpin

- Banyak belajar dan berkonsultasi dengan para ahli.
- Mengutamakan maslahah umum daripada kepentingan pribadi.
- Mengendalikan ego agar tidak terjebak dalam keputusan yang merugikan.

Penutup

Fathonah dalam Kepemimpinan bukan hanya kecerdasan berpikir, tetapi juga kebijaksanaan dalam bertindak. Pemimpin yang Fathonah akan membawa keberkahan dan kemajuan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Bersambung FATHONAH BAG-2..... 

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



Artikel Abah Luky
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar