Menu

Minggu, 18 Januari 2026

MAKNA KESABARAN

MAKNA KESABARAN : UJIAN DAN PENOLONG UMAT ISLAM

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini Senin 30 Rajab1447 H /19 Januari 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Mohon ridho dan ikhlasnya, bila dalam penulisannya ada yang terlupakan tolong ditambahkan dan bila ada yang salah tolong dibetulkan.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Hakikat sabar dalam Islam sebagai disiplin spiritual. Meliputi sabar dalam ketaatan, menghindari maksiat, dan menghadapi musibah. Kunci peningkatan iman dan penolong hidup.

Ungkapan frustrasi seringkali terlontar di tengah tekanan dan ujian harian. Baik itu berkaitan dengan tantangan mendidik, pekerjaan, maupun interaksi sosial, kesabaran manusia kerap diuji hingga batasnya, memicu pertanyaan tentang hakikat sejati dari kesabaran itu sendiri.

Dalam perspektif Islam, kesabaran atau Sabar dipandang lebih dari sekadar menahan diri. Ia merupakan sebuah disiplin spiritual tingkat tinggi yang menuntut pemahaman mendalam dan praktik berkelanjutan, menjadi fondasi penting dalam menghadapi lika-liku kehidupan, dari ketaatan hingga musibah, serta kunci untuk mencapai pertolongan ilahi.

Umat Islam diajarkan untuk menjadikan kesabaran sebagai penolong utama dalam menghadapi setiap urusan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ ۝١٥٣

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah [2] : 153)

Ulama Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziah dalam kitabnya Madarijus Salikin menjelaskan bahwa hakikat Sabar mencakup tiga aspek : 1) Bersabar di atas ketaatan kepada Allah dengan mengerjakan segala perintah-Nya; 2) Bersabar dari perbuatan maksiat dengan menahan diri dari segala yang dilarang, dan 3) Bersabar dalam menghadapi musibah. Setiap aspek ini merupakan ujian berkelanjutan bagi keimanan seorang Muslim.

Terutama dalam menghadapi musibah, kesabaran menjadi tolok ukur keimanan seseorang, mengingat segala yang dimiliki hanyalah titipan dari Allah.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ۝١٥٦

Artinya : “(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). (QS.Al-Baqarah : 156)

Dengan demikian, Sabar bukan hanya sekadar respons terhadap kesulitan, melainkan sebuah perjalanan spiritual seumur hidup yang menjanjikan peningkatan keimanan dan pahala berlipat ganda bagi mereka yang mampu melewatinya dengan ikhlas.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏



Artikel Abah Luky
Edit:  Ndik

#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar