Menu

Rabu, 09 September 2026

TIGA PENYEBAB KETAKWAAN

TIGA PENYEBAB KETAKWAAN

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Saudaraku....!

Hari ini  Kamis 28 Rabi'ul-Awal 1448 H /10 September 2026

Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.

Saudaraku...!

Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Hadirin yang dirahmati Allah....

Salah satu representasi dari orang Islam yang sangat taat adalah ia menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah ‘Azza Wa Jalla. Dengan bertakwa, ia akan tumbuh menjadi orang yang memiliki sikap mental positif terhadap semua kewajiban-kewajibannya dalam beragama.

Istilah takwa sendiri merupakan salah satu pokok dalam Islam. Bahkan, dalam Al-Qur’an Allah mengulang kata takwa (تقوى) sebanyak 15 kali. Hal itu tentunya menjadi sebuah bukti, bahwa di antara ajaran pokok dalam Islam adalah adanya unsur ketakwaan kepada-Nya dalam diri semua umat Islam.

Oleh karenanya, takwa menjadi satu-satunya barometer untuk menilai tingginya derajat seseorang, sebagaimana telah ditegaskan dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya : “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.” (QS.  Al-Hujurat [49] : 13)

Selain itu, beberapa abad yang lalu Rasulullah pernah ditanya oleh salah satu sahabatnya perihal penyebab untuk masuk surga, ia kemudian menjawab salah satunya adalah dengan bertakwa.

سُئِلَ رَسُوْلُ اللهِ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ اَلْجَنَّةَ؟ قَالَ: تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ

Artinya : “Rasulullah pernah ditanya perihal sesuatu yang paling banyak menyebabkan manusia masuk surga. Ia menjawab, ‘Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.’” (HR Abu Hurairah)

Dalam tulisan hari ini, kita mencoba fokus membahas perihal penyebab-penyebab seseorang bisa bertakwa kepada Allah. Hanya saja, sebelum menuju pembahasan itu, penulis akan menjelaskan definisi dari takwa itu sendiri, dengan tujuan agar kita bisa paham betul hakikat takwa dan penyebabnya.

Penyebab Takwa

Untuk menjadi pribadi yang bertakwa, terlebih dahulu seseorang harus mengetahui perihal sebab-sebab ketakwaan. Dengan mengetahuinya, ia akan lebih mudah untuk menempuh jalan orang-orang yang bertakwa. Sedangkan penyebab takwa menurut Syekh Hasan adalah dengan melakukan tiga cara sebagai berikut :

Pertama, Mengakui Kehinaan Dirinya

Penyebab pertama seseorang bisa bertakwa adalah mengaku bahwa dirinya hamba yang hina dan lemah, sedangkan Allah adalah Dzat Yang Maha Kuasa dan Mahamulia. Dengan demikian, tidak sepantasnya bagi seorang yang hina untuk bermaksiat kepada Dzat Yang Mahakuasa, sebab semua takdir ada di bawah kuasa-Nya.

Kedua, Mengingat Kebakan Allah

Di antara penyebab takwa yang lain adalah selalu mengingat kebaikan yang Allah berikan kepada manusia. Allah selalu berbuat baik kepada makhluk-Nya tanpa memandang yang taat dan ahli maksiat. Dengan mengingatnya, seseorang akan mudah bersyukur dan tidak akan pernah ingkar atas segala nikmat yang diperolehnya.

Ketiga, Mengingat Kematian

Selain dua sebab di atas, ada hal pokok lain yang juga sangat penting dalam menempuh jalan takwa, yaitu selalu mengingat kematian. Dengan mengingatnya, ia akan menjadi peribadi yang lebih hati-hati dan lebih istiqamah menjalankan semua kewajiban dan menjauhi larangan, sebagai bekal yang akan dibawa menuju akhirat.

Selain itu, ia juga harus mengingat bahwa setelah kematian hanya akan ada dua tempat sebagai peristirahatannya, yaitu Surga dan Neraka :

وَأَنَّهُ لَيْسَ أَمَامَهُ اِلَّا الْجَنَّةُ أَوْ النَّارُ بَعَثَهُ ذَلِكَ اِلَى الْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ. وَمِنَ الْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ مُسَاعَدَةُ الْمُسْلِمِيْنَ وَالنَّظْرُ اِلَيْهِمْ بِعَيْنِ الْعَطْفِ وَالرَّحْمَةِ

Artinya : “Sesungguhnya, tidak ada di hadapannya (tempat di akhirat) kecuali surga dan neraka. (Dengan mengingatnya) maka akan menumbuhkan semangat untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Dan di antara perbuatan baik itu adalah berbuat baik kepada umat Islam, dan melihat mereka dengan pandangan kasih sayang.” (Syekh Hasan, Taisirul Khalaq Fi ‘Ilmil Akhlak, [Maktabah al-Hidayah, Surabaya : tt], halaman 5-6).

Manfaat Bagi Orang Bertakwa

Setelah mengetahui definisi dan penyebab-penyebab takwa, saatnya untuk mengetahui manfaat-manfaat yang akan didapatkan oleh orang-orang yang bertakwa. Dengan mengetahuinya, semoga kita akan lebih semangat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Syekh Hasan mengatakan bahwa akan ada dua manfaat yang akan didapatkan oleh orang-orang yang bertakwa, yaitu : (1) manfaat di dunia; dan (2) manfaat di akhirat.

Manfaat Di Dunia, adalah tingginya derajat dalam pandangan manusia, akan dianggap baik, dan diperlakukan dengan baik oleh manusia. Hal itu tidak lain karena orang yang bertakwa akan dimuliakan oleh orang-orang yang masih muda, dan dibanggakan oleh orang yang sudah tua, serta orang-orang berakal akan menilainya sebagai orang yang lebih berhak untuk diperlakukan dengan baik.

Sedangkan Manfaat Di di Akhirat adalah selamat dari neraka, dan beruntung dengan masuk surga, dan yang terpenting dari semua itu adalah firman Allah kepada orang-orang yang bertakwa, yaitu :

إِنَّ اللّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَواْ وَّالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ

Artinya : “Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl [16] : 128).

Demikian penjelasan perihal takwa, penyebab, dan manfaatnya. Dengan mengetahui semua itu, semoga kita selalu bisa meningkatkan segala ibadah dan kebaikan-kebaikan lainnya, hingga menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah, dan meraih manfaat-manfaat tersebut.

Wallahu'alam Bishshowab

Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.

Barakallah ..... semoga bermanfaat

-----------------NB----------------

Saudaraku...!

Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :

Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.

Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa  Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.

Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit &  kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.

Yaa Allah... Yaa Robbana...! Ijabahkanlah Do'a-do'a kami, Tiada daya dan upaya kecuali dengan Pertolongan-MU, karena hanya kepada-MU lah tempat Kami bergantung dan tempat Kami memohon Pertolongan.

ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم

آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين

وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ

🙏🙏


Penulis: Abah Luki
Editing: Ndik
#NgajiBareng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar