MENUTUP KEKURANGAN DI RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWAL

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بِسْــــــــــمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saudaraku....!
Hari ini Jum'at 15 Syawal 1447 H /3 April 2026
Setelah Sholat Subuh sambil menunggu waktu pagi untuk beraktivitas, mari Kita NGOPI (Ngobrol Perkara Iman), Ungkapkan rasa Syukur Kita atas segala Nikmat yang Allah berikan, dengan memanfaatkan untuk memperbanyak Dzikir dan Sholawat sambil menikmati Santapan Rohani.
Saudaraku...!
Tulisan ini hanya sekedar berbagi atau sharing dan tidak bermaksud Menggurui, bukan berarti yang menulis lebih baik dari yang menerima atau membaca. Namun demikian saya mengajak pada diri saya pribadi dan Saudara-saudaraku Seiman, untuk sama-sama belajar dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadirin yang dirahmati Allah....
Khutbah I
Syukur
alhamdulillah merupakan kata kunci pertama yang harus kita tanamkan dalam diri
kita semua atas segala nikmat dan karunia yang Allah berikan, khususnya nikmat
iman dan nikmat sehat, sehingga kita bisa terus istiqamah dalam mengerjakan
ibadah wajib shalat Jumat ini. Semoga ibadah yang kita lakukan menjadi ibadah
yang diterima oleh-Nya. Shalawat dan salam mari kita haturkan kepada junjungan
kita, Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dan pengikutnya.
Selanjutnya,
melalui mimbar yang mulia ini, khatib mengajak kepada diri khatib sendiri,
keluarga, dan semua jemaah yang turut hadir pada pelaksanaan shalat Jumat ini,
untuk terus berusaha dan berupa dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan
kepada Allah azza wa jalla. Karena hanya dengan modal takwa, kita semua bisa
menjadi hamba yang selamat di dunia dengan karunia-Nya, dan selamat di akhirat
dengan keadilan-Nya.
Ma'asyiral
Muslimin jemaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Sudah
hampir satu pekan kita semua berpisah dengan bulan Ramadhan. Ia telah pergi,
dan kita tidak tahu apakah masih diberi kesempatan oleh Allah untuk berjumpa
kembali dengannya atau tidak. Sebab, kematian tidak ada yang tahu kapan
datangnya. Bisa saja, ia lebih dahulu menjemput kita semua sebelum datangnya
bulan Ramadhan yang akan datang.
Oleh karena itu, sebelum kematian itu datang, tidak ada yang bisa kita
persiapkan selain terus istiqamah dan konsisten dalam menjalankan ibadah kepada
Allah SWT, berusaha untuk meningkatkan iman dan takwa, berbuat baik kepada
sesama, meninggalkan semua perbuatan-perbuatan yang tidak diridhai oleh-Nya.
Dengan upaya dan usaha tersebut, maka kita semua insyaAllah akan tergolong
sebagai hamba yang akan mendapatkan ridha dari Allah SWT.
Salah
satu upaya untuk meningkatkan iman dan takwa, serta menjadi ibadah yang sangat
disenangi oleh Allah SWT adalah puasa. Dengan berpuasa, seseorang akan memiliki
derajat istimewa dan balasan yang istimewa pula dari Allah. Hal ini sebagaimana
ditegaskan oleh Rasulullah dalam salah satu hadisnya, yaitu:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ
فَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ إِنَّمَا يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ مِنْ أَجْلِي
Artinya,
"Semua amal ibadah manusia adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu
hanya untuk-Ku, dan Aku-lah yang akan langsung membalasnya. Ia meninggalkan
makan dan minumnya semata untuk-Ku." (HR Bukhari dan Ahmad).
Berdasarkan
hadits tersebut, puasa merupakan ibadah privat yang hanya diketahui oleh Allah
SWT dan orang yang menjalaninya semata. Karenanya, puasa menjadi satu-satunya
ibadah yang paling minim bercampur dengan sifat riya (ingin dipuji), sebab
dimensi puasa adalah niat dalam hati, bukan gerakan anggota badan, sebagaimana
ibadah lainnya.
Ma'asyiral
Muslimin jemaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Bulan
Syawal ini merupakan bulan yang tepat bagi kita semua untuk kembali merasakan
nikmatnya ibadah puasa. Kita semua dianjurkan oleh Rasulullah untuk melakukan
puasa selama enam hari pada bulan Syawal, bahkan pahala yang akan didapatkan
darinya sangat banyak, dan setara dengan puasa selama satu tahun. Hal ini
sebagaimana disebutkan oleh nabi dalam salah satu hadisnya, yaitu:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا
مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ اَلدَّهْرِ
Artinya,
"Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari
dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh." (HR Muslim).
Selain
segudang pahala yang akan Allah berikan, puasa ini juga bisa menjadi
tanda-tanda diterimanya puasa di bulan Ramadhan. Artinya, orang yang
mengerjakan puasa enam hari di bulan Syawal menunjukkan bahwa puasanya selama
Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab
Lathaiful Ma'arif fima li Mawasimil 'Am minal Wazhaif mengatakan:
عَلاَمَةُ قَبُوْلِ الطَّاعَةِ أَنْ تُوْصَلَ
بِطَاعَةٍ بَعْدَهَا وَ عَلَامَةُ رَدِّهَا أَنْ تُوْصَلَ بِمَعْصِيَةٍ. مَا أَحْسَنَ
الْحَسَنَةِ بَعْدَ الْحَسَنَةِ وَأَقْبَحَ السَّيِّئَةِ بَعْدَ الْحَسَنَةِ
Artinya,
"Tanda-tanda diterimanya ketaatan adalah dengan konsisten terus beribadah
setelahnya. Dan tanda-tanda ditolaknya ketaatan adalah dengan melakukan
kemaksiatan setelahnya. Betapa mulianya suatu ibadah yang dilakukan setelah
ibadah yang lain, dan betapa jeleknya sebuah keburukan yang dilakukan setelah
ibadah."
Ma'asyiral Muslimin jemaah shalat Jumat yang dirahmati Allah
Selain
menjadi tanda-tanda diterimanya ibadah puasa di bulan Ramadhan, puasa Syawal
juga bisa menjadi penutup kekurangan-kekurangan selama bulan mulia tersebut.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Imam Ibnu Rajab dalam kitab Lathaiful
Ma'arif, bahwa puasa Syawal memiliki banyak faedah, di antaranya adalah akan
menjadi penyempurna puasa Ramadhan, sehingga nilai pahalanya bisa setara dengan
puasa setahun. Puasa Syawal juga bisa menjadi penutup kekurangan-kekurangan
puasa selama Ramadhan.
Puasa
Ramadhan yang kita lakukan selama satu bulan penuh belum tentu sempurna, dan
tentunya akan ada banyak sekali kekurangan-kekurangan yang bisa menghilangkan
kesempurnaan puasa. Oleh karena itu, puasa Syawal menjadi pilihan yang sangat
tepat untuk menutupi semua kekurangan tersebut. Dengan puasa Syawal, itu
menunjukkan bahwa kita sedang berupaya untuk meraih kesempurnaan Ramadhan.
Demikian
khutbah Jumat perihal menutup kekurangan puasa Ramadhan dengan puasa enam hari
di bulan Syawal. Semoga bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,
dan digolongkan sebagai hamba yang istiqamah dalam menjalankan semua perintah
dan menjauhi larangan-Nya. Amin ya rabbal alamin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ هَذَا الْيَوْمِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ
بِمَا فِيْهِ مِنَ الصَّلَاةِ وَالصَّدَقَةِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْاَنِ وَجَمِيْعِ الطَّاعَاتِ،
وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ،
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، اِنَّهُ
هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah
II
اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَمَا
أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ
يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثِ
رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ
أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً
بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوْا
الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ
الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيْعِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ.
وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ. وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ
الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. إِِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً
اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ
عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى
اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا
اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ. اللهم اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وِالْأَمْوَاتِ. اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ
وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ
وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا
خَاصَةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَةً، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ
الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
Wallahu'alam Bishshowab
Demikian sedikit tulisan yang Allah mudahkan bagi kami untuk menyusunnya, semoga Allah berikan kita taufik untuk mengamalkannya. dan bermanfaat bagi penulis dan juga segenap pembaca.
Barakallah ..... semoga bermanfaat
-----------------NB----------------
Saudaraku...!
Mari Kita tengadahkan tangan kita, memohon ampunan dan ridho Allah SWT. :
Yaa Allah... Kami Mengetuk Pintu LangitMu, dalam Kekhusyu'an do'a... Mengawali pagi ini dengan penuh harapan... Dengan sepenuh hati kami panjatkan harapan dan do'a.
Yaa Allah... Yaa Kaafii... Yaa Ghani.., Yaa Fattah... Yaa Razzaq... Jadikanlah hari ini Pembuka Pintu Rezki dan Keberkahan, Pintu Kebaikan dan Nikmat. Pintu kesabaran dan Kekuatan, Pintu Kesehatan dan Keselamatan, dan Pintu Syurga Bagiku, Keluargaku dan Saudara-Saudaraku semuanya.
Yaa Allah... panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Yaa Allah... sehat afiatkan kami dalam kenikmatan Istiqomah dan umur yang bermanfaat. Angkatlah stiap penyakit diri kami dengan kesembuhan yang cepat... dgn tidak meninggalkan rasa sakit & kesedihan, Sungguh hanya Engkaulah yang maha menyembuhkan.
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم
آمين آمين آمين يا الله يا رب العالمين
وَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ
🙏🙏
Tidak ada komentar:
Posting Komentar